Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Soroti APBA “Siluman” di Tengah Bencana Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:57 WIB

50618 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen —Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Bireuen melontarkan kritik keras dan terbuka terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026. Kritik tersebut disampaikan menyusul disahkannya berbagai kebijakan anggaran yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, terutama di saat Aceh masih bergelut dengan dampak bencana.

Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi, SH, menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap para wakil rakyat yang dinilai gagal menjalankan mandat moral dan politik yang diberikan masyarakat.
“Anggota DPRA dari daerah pemilihan tidak lagi mencerminkan suara rakyat, yang terlihat justru pembiaran terhadap anggaran-anggaran siluman yang tidak sensitif dan menyakiti hati masyarakat korban bencana,” tegas Tgk Muliadi, Minggu (1/2/2026).
Lebih lanjut, Tgk Muliadi mengaku kecewa secara pribadi terhadap anggota DPR-Aceh yang selama ini dianggap sebagai kebanggaan masyarakat khususnya dari Partai Aceh. Yakni Ceulangiek. Ia menuturkan bahwa harapan besar pernah disematkan kepada yang bersangkutan saat terpilih menjadi wakil rakyat.
“Dulu kami berharap, dengan terpilihnya Rusyidi Mukjhtar sapaan akrab Ceulangiek akan lahir suara tandingan di panggung parlemen, suara yang berani membela rakyat dan korban bencana. Namun setelah duduk sebagai anggota DPRA, yang kami lihat justru kebungkaman. Tidak bisa diandalkan,” ujar Tgk Muliadi dengan nada kecewa.

Menurutnya, di saat ribuan warga kehilangan rumah, penghidupan, dan masa depan akibat bencana, para elite justru sibuk mengamankan anggaran yang sarat kepentingan dan jauh dari nurani publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

JASA menilai belanja tersebut sebagai pemborosan brutal yang tidak memiliki urgensi nyata bagi rakyat.
“Rakyat butuh rumah, bantuan, dan pemulihan ekonomi. Yang mereka dapat justru pencitraan. Ini bukan sekedar salah prioritas, tapi bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan publik,” ujar Tgk Muliadi kepada media
Kritik paling pedas diarahkan pada anggaran rehabilitasi rumah dinas DPR-Aceh yang mencapai Rp,50 miliar. Di saat rumah-rumah warga rusak parah dan belum tersentuh bantuan dengan layak, negara justru mengucurkan dana besar demi kenyamanan elite politik.
“Rumah rakyat hancur, dapur tidak mengepul, tapi yang direhab justru rumah dinas pejabat. Ini ironi kejam dan tamparan keras bagi nurani publik Aceh,” katanya.

Tgk Muliadi menegaskan, kebijakan APBA tersebut menunjukkan semakin jauhnya arah pembangunan dari cita-cita keadilan sosial. Anggaran dinilai lebih menguntungkan segelintir elite, sementara korban bencana dibiarkan bertahan sendiri.
Atas kondisi itu, JASA Bireuen mendesak evaluasi menyeluruh terhadap APBA serta meminta anggota DPRA dari daerah pemilihan terkait bertanggung jawab secara moral dan politik atas anggaran yang telah mereka setujui.
“Jika wakil rakyat terus menutup mata dan telinga, jangan salahkan rakyat bila kepercayaan runtuh. Wakil rakyat seharusnya berdiri di barisan rakyat, bukan bersembunyi di balik angka-angka anggaran,” tutup Tgk Muliadi.

Berita Terkait

Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya
Dek Gam Tunjuk Wapres Persiraja Nahkodai PAN Bireuen
Rehab Rumah Ketua DPR Aceh Rp4,6 Miliar Dipersoalkan, JASA Bireuen: Tamparan Keras bagi Rakyat Miskin
Konflik Elite Menguat, JASA Makmur Bireuen Desak Mualem Copot Ketua DPRA
JASA Pandrah Minta Mualem Evaluasi dan Segera Ganti Ketua DPRA
Mahasiswa KKM Umuslim Aktifkan Pengajian Anak di Jangka Alue U, Menyemai Cinta Al-Qur’an Sejak Dini
JASA Peulimbang Minta Mualem Ganti Ketua DPRA Demi Arah Pembangunan
Warek III UNIKI Terima Penghargaan atas Dedikasi sebagai Pendonor Darah Sukarela

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:31 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:39 WIB

BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Jalin Koordinasi dengan TNGL dan BKSDA Aceh, Perkuat Sinergi Pelestarian Lingkungan dan Kehutanan di Aceh

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr.Benny Bathara.,S.I.K.,M.I.K. Terima Penghargaan Dari Kapolda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 - 01:02 WIB

Kolaborasi Strategis FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara dan Dittipidter Mabes Polri, Siap Sikat Tambang Ilegal di Aceh

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:45 WIB

Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan

Senin, 16 Februari 2026 - 23:59 WIB

Fatan Sabilulhaq Terpilih sebagai Ketua Umum HAMAS Periode 2026–2028, Diharapkan Hidupkan Kembali Organisasi

Senin, 16 Februari 2026 - 23:13 WIB

Pemulihan Pasca Bencana Banjir Hidrometeorologi Aceh Dinilai Sangat Lambat

Senin, 16 Februari 2026 - 22:35 WIB

Mengemban amanah sebagai Sekretaris PDP PAN Aceh Barat, Arham Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

Berita Terbaru