slot preparation.lsrs.lu

Inspektorat Kota Subulussalam Selidiki Dugaan Kejanggalan Dana Pembinaan LSM

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 15:03 WIB

502,399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | Inspektorat Kota Subulussalam tengah menyelidiki dugaan penyimpangan dalam penyaluran dana pembinaan LSM dan ormas tahun 2024. Dugaan ini muncul setelah beberapa organisasi masyarakat mengungkapkan ketidakadilan dalam pembagian anggaran yang dikelola oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Subulussalam.(03/03/2025).

Kejanggalan Dana:

– Total anggaran yang dialokasikan untuk pembinaan LSM dan ormas di Kota Subulussalam tahun 2024 adalah Rp200 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Namun, Rp150 juta di antaranya hanya diberikan kepada satu organisasi, yaitu Ormas Laki.

– Beberapa LSM dan ormas lain, seperti IARA, Tipikor, dan DPD Pujakesuma, yang seharusnya mendapatkan alokasi dana antara Rp15 juta hingga Rp20 juta, tidak menerima dana tersebut.

Tanggapan Pihak Terkait:

– Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam, Khirunas SE, menyatakan bahwa dana tersebut berasal dari hibah Dinas Keuangan Pemko Subulussalam dan pencairannya atas permintaan Ahmat Rambe.

– Ketua DPD LP Tipikor Nusantara, Hasan, mendesak Inspektorat Kota Subulussalam untuk segera melakukan pemeriksaan dan meminta Wali Kota Subulussalam untuk memberhentikan Kepala Kesbangpol karena dinilai gagal dalam membina LSM dan ormas secara adil.

Tuntutan Transparansi:

Inspektorat Kota Subulussalam diharapkan dapat menyelidiki kasus ini secara transparan agar tidak terjadi ketimpangan dalam pemberian dana pembinaan di masa mendatang. Dugaan adanya permainan dalam pengelolaan anggaran ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak yang menuntut keadilan dan transparansi dalam penggunaan dana publik.

Sejak awal masyarakat curiga adanya pertemuan rahasia antara pimpinan, lSM Laki dan Kepala Kesbangpol yang diduga melakukan “Kongkalikong” atas anggaran pembinaan Ormas dan LSM kota Subulussalam. Sehingga sejumlah tokoh masyarakat meminta Chairunas, SE segera dicopot dari Jabatannya, sebagai Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam agar APH lebih mudah melakukan kegiatan Sidik dan Lidiknya.

Tim Media

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru