DPW IMN Aceh: Minta Bupati Panggil Keuchik Yang Alihkan Bantuan Karena Beda Pilihan Saat Pilkada Abdya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 - 23:21 WIB

506,165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat Daya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Inisiator Muda Nusantara (IMN) Aceh meminta Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) segera memanggil keuchik (kepala desa) yang diduga mengalihkan bantuan beras raskin dari warga akibat perbedaan pilihan politik pada Pilkada lalu. Hal ini disampaikan Ketua DPW IMN Aceh, Ari Al Mufit, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Menurut Ari Al Mufit, dugaan tersebut mencuat setelah salah seorang warga Gampong Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, menceritakan bahwa ada beberapa warga mengaku tidak lagi menerima bantuan beras raskin dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, sebelumnya, beberapa warga lainnya rutin mendapatkan bantuan tersebut. Warga menduga perubahan ini berkaitan dengan pilihan politik mereka pada Pilkada Abdya yang lalu.

“Jika benar adanya, ini sangat mencederai prinsip keadilan sosial yang seharusnya dijunjung tinggi oleh para pemimpin gampong. Bantuan sosial seperti raskin adalah hak warga yang tidak boleh dipolitisasi,” tegas Ari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ari mendesak Pj Bupati Abdya untuk bertindak tegas dan segera memanggil pihak-pihak terkait guna mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan ini. “Kepala daerah harus memastikan bahwa tidak ada diskriminasi terhadap masyarakat dalam penyaluran bantuan, terlepas dari pilihan politik mereka. Jika tidak ditindaklanjuti, ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambahnya.

Selain itu, Ari juga meminta masyarakat untuk berani melapor jika mengalami hal serupa agar kejadian seperti ini tidak terus berulang.
Kasus ini menjadi perhatian luas, mengingat bantuan sosial seperti raskin merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat kurang mampu. Diharapkan, pemerintah Kabupaten Abdya dapat segera mengatasi permasalahan ini dengan bijak demi terwujudnya keadilan sosial.

Berita Terkait

Balai Pengajian Raudhatul Huda Gelar Lomba 17 Agustus 2026, Semarakkan HUT Kemerdekaan RI
KOMPAK Desak Perusahaan Tambang Babahrot Dihentikan: Jangan Tunggu Banjir Bandang Telan Korban
Hina Ulama Ancam Persatuan, Tgk Misbar AS Salmani Ajak Pemerintah Bertindak Tegas
Dandim Abdya Tegas: Prajurit Terlibat Narkoba Akan Dipecat
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Kagum Lihat Antusias Pelajar Sambut Penutupan TMMD
Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya
Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Curi Perhatian pada Penutupan TMMD ke-128 Abdya
Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Gayo Lues, Paskibraka Diharapkan Jadi Generasi Teladan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:03 WIB

114 Warga Binaan Lapas Blangkejeren Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Enam Pejabat Baru Dilantik, Wakil Bupati Gayo Lues Tekankan Tanggung Jawab Jabatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kampung Pertik Kecamatan Pining Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Pemerintah Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81

Berita Terbaru