GAYO LUES. BARANEWS – Upaya memulihkan akses transportasi warga di Kecamatan Pining terus dipercepat setelah jembatan utama hanyut diterjang banjir. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gayo Lues bersama unsur lintas sektor membangun jembatan darurat sebagai solusi mendesak bagi masyarakat. Minggu.(5 April 2025)
Pengerjaan dipimpin langsung Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, dengan melibatkan sedikitnya 30 personel Tim Rescue dari Pos Damkar Blangkejeren dan Damkar Pining. Proses pembangunan juga didukung aparat kepolisian, TNI, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Selama berbulan-bulan, warga terpaksa menyeberangi Sungai Pining dengan risiko tinggi akibat putusnya akses utama. Kehadiran jembatan darurat ini diharapkan dapat mengakhiri kondisi tersebut sekaligus mengembalikan kelancaran mobilitas warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pekerjaan ini dimulai hari ini dan jika tidak ada kendala, ditargetkan selesai dalam tiga hari,” kata Suprinadi.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan infrastruktur. Selain mengurangi risiko kecelakaan, jembatan darurat ini juga diharapkan mampu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi warga yang sempat terhambat.
Kepala Desa Pertik menyampaikan apresiasi atas upaya bersama tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Damkar Gayo Lues, pemerintah daerah, relawan PAMEU-Pining, serta seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan gantung darurat bagi masyarakat.
Ia juga menambahkan penghargaan khusus kepada Boy yang telah mengupayakan penyediaan kawat sling sebagai material utama jembatan, serta kepada Sudargo, personel Damkar yang memiliki keahlian dalam konstruksi jembatan gantung, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan tepat. (J.porang)









































