slot preparation.lsrs.lu

MENJAGA IDENTITAS ACEH DI TENGAH ARUS GLOBALISASI

denny

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:23 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Ade Rahaya

Nurul Ade Rahaya

Opini – Aceh dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, serta nilai-nilai keislaman yang kuat. Keunikan tersebut menjadi identitas yang membedakan Aceh dari daerah lain di Indonesia. Mulai dari bahasa daerah, seni tari, tradisi adat, hingga berbagai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun merupakan warisan yang harus dijaga. Namun, di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya asing menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan identitas budaya Aceh.

Perkembangan media sosial dan kemudahan mengakses informasi membuat generasi muda semakin akrab dengan budaya luar. Tidak sedikit anak muda yang lebih mengenal tren dari negara lain dibandingkan sejarah, adat, maupun budaya daerahnya sendiri. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin nilai-nilai budaya lokal akan semakin terpinggirkan dan perlahan dilupakan oleh generasi penerus.

Padahal, mempertahankan budaya bukan berarti menolak modernisasi. Sebaliknya, budaya dapat berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya. Generasi muda memiliki peran strategis untuk mengemas budaya Aceh agar lebih menarik dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital. Konten edukatif mengenai sejarah Aceh, kuliner tradisional, pakaian adat, tarian daerah, hingga tradisi keagamaan dapat dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, Facebook, maupun YouTube sehingga mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memanfaatkan media digital, pelestarian budaya juga dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan budaya. Mengikuti sanggar seni, berpartisipasi dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), mempelajari bahasa Aceh, hingga melakukan penelitian atau penulisan ilmiah mengenai budaya lokal merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga warisan leluhur. Langkah-langkah sederhana tersebut akan memberikan dampak besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.

Budaya merupakan jati diri suatu daerah. Tanpa budaya, sebuah masyarakat akan kehilangan identitas yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, menjaga budaya Aceh bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh adat, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, khususnya generasi muda sebagai pewaris masa depan. Dengan rasa bangga, kepedulian, dan partisipasi aktif, budaya Aceh akan tetap lestari serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu.

Nurul Ade Rahayu
Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Berita Terkait

Ketika Google Menjadi Pilihan Pertama, Di Mana Posisi Perpustakaan?
DPC dan 10 PAC PPP Nagan Raya Nyatakan Sikap, Serukan Persatuan dan Kekompakan Kader
Festival Santri Dayah MUQ Nagan Raya Jadi Ajang Unjuk Bakat, Siswa MIN 3 Raih Tiga Penghargaan
Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:04 WIB

DPC dan 10 PAC PPP Nagan Raya Nyatakan Sikap, Serukan Persatuan dan Kekompakan Kader

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Festival Santri Dayah MUQ Nagan Raya Jadi Ajang Unjuk Bakat, Siswa MIN 3 Raih Tiga Penghargaan

Kamis, 5 November 2026 - 11:29 WIB

Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Berita Terbaru