BLANGKEJEREN — Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial FA (30), warga Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dokter, dr Shanti Hastuti. Penangkapan ini menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus yang sebelumnya menyita perhatian masyarakat setempat.
FA ditangkap oleh tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Gayo Lues pada Senin (23/3/2026), berdasarkan surat perintah resmi kepolisian. Ia diduga melanggar Pasal 479 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa.
Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Muhamad Abidinsyah, menyampaikan bahwa tersangka telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran serta motif dalam peristiwa tersebut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di kediamannya di Desa Raklunung pada 9 Maret 2026. Warga sebelumnya mencurigai adanya bau menyengat dari dalam rumah korban, yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Saat petugas tiba di lokasi dan melakukan pengecekan, jasad korban ditemukan di kamar lantai dua dalam kondisi telah membusuk. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan terlentang di atas tempat tidur dengan kedua tangan terikat ke belakang menggunakan kabel listrik serta mulut tersumpal kain.
Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban untuk keperluan autopsi. Hingga kini, hasil autopsi masih dinantikan guna memastikan penyebab pasti kematian.
Di tengah proses penyelidikan, sebuah foto kebersamaan korban bersama rekan-rekannya turut menjadi perhatian. Foto tersebut diambil saat acara buka puasa bersama pada 28 Februari 2026, yang memperlihatkan korban dalam kondisi sehat dan penuh keceriaan, hanya beberapa hari sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor. Keterangan warga dinilai penting dalam membantu mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kasus.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat yang mengenal dr Shanti sebagai sosok tenaga medis yang berdedikasi. Polisi berharap pengungkapan kasus ini dapat memberikan kejelasan serta keadilan atas peristiwa yang terjadi. (*)









































