Respons Temuan DPR Aceh, Pemprov dan Forkopimda Sepakat Bentuk Satgassus untuk Penertiban Tambang Emas Ilegal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 22:12 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Pemerintah Aceh bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat membentuk satuan tugas khusus (Satgassus) untuk menertibkan aktivitas pertambangan ilegal di berbagai wilayah di Aceh. Langkah ini diambil menyusul maraknya praktik pertambangan tanpa izin (PETI) yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan negara.

“Iya, pasti. Kami sudah siap membentuk Satgas dan akan segera turun ke lapangan dalam waktu dekat,” ujar Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem usai memimpin rapat koordinasi di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (30/9/2025).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota. Dalam rapat itu disepakati pembentukan dua struktur kerja, yakni satuan tugas administratif untuk kepentingan edukasi, sosialisasi, dan penataan perizinan; serta Satgassus yang secara khusus menangani penertiban tambang ilegal di lapangan dengan melibatkan unsur Polri dan TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah sepakat untuk melihat Aceh ke masa depan. Terutama sekali sektor pertambangan, perkebunan, dan lainnya dalam pengelolaan minerba. Maka sepakat kita tertibkan bersama di lapangan, tidak lama lagi,” tegas Mualem.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menjelaskan bahwa Satgassus nantinya akan beranggotakan unsur Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda, dan Polda Aceh. Satgas ini bersifat sementara, hanya untuk pelaksanaan penertiban di lokasi tambang ilegal, dan ditargetkan selesai dalam hitungan minggu.

“Satgassus ini bertugas singkat, beberapa minggu saja untuk penertiban. Setelahnya, masyarakat atau pelaku usaha yang ingin tetap beraktivitas dapat mengurus legalitas melalui koperasi,” kata Nasir.

Ia menambahkan, kebijakan pascapenertiban ini menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem yang lebih tertata dan mengawasi penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri atau air raksa yang lazim digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal.

“Harapannya, setelah sektor ini kita tata, kita bisa tahu persis lokasi tambang aktif yang legal, dan mencegah dampak buruk terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Aceh telah memberikan ultimatum kepada seluruh pelaku pertambangan emas ilegal agar segera menarik alat berat mereka dari hutan Aceh dalam waktu dua minggu. Gubernur juga telah menerbitkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 08/INSTR/2025 tentang Penataan dan Penertiban Perizinan/Non Perizinan Berusaha Sektor Sumber Daya Alam.

Langkah ini diambil setelah DPR Aceh, melalui Panitia Khusus (Pansus) Mineral, Batubara, dan Migas, mengungkap temuan masifnya tambang ilegal dalam sidang paripurna pada Kamis (25/9). Dalam laporan Pansus disebutkan bahwa terdapat 450 titik tambang ilegal yang tersebar di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Pidie.

Dari hasil pendataan yang dilakukan, terungkap pula adanya sekitar 1.000 unit ekskavator yang bekerja aktif di lokasi tambang ilegal tersebut. Masing-masing diwajibkan menyetor sekitar Rp30 juta per bulan kepada oknum penegak hukum sebagai “uang keamanan”, yang jika ditotal dapat mencapai Rp360 miliar per tahun. Praktik ini disebut telah berlangsung lama, namun belum disentuh langkah penegakan hukum yang tegas.

Pembentukan Satgassus oleh Pemerintah Aceh menjadi langkah konkret pertama pascapublikasi temuan tersebut. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi praktik ilegal dalam pengelolaan sumber daya alam dan akan memastikan bahwa aktivitas pertambangan ke depan dilakukan secara legal, transparan, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pertanian dan Infrastruktur Irigasi, DPW TMI Aceh Bersama DPD Se-Aceh Audiensi dengan BWS Sumatera I
Ketua Harian DPN PERMAHI Hajar Pernyataan Mentan: Jangan Bikin Publik Aceh Salah Paham Soal Rp2,5 Triliun
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Bahas Konsolidasi Organisasi, Legalitas, dan Profesionalisme Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Quick Response Brimob Aceh Evakuasi Korban Kecelakaan Tunggal di Seukulen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Kota Blangkejeren demi Wujudkan Kota Tertib dan Bersih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB

Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan Permanen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Wakil Presiden Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:22 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues, Pemerintah Percepat Perbaikan Infrastruktur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.