Presiden RI Dijadwalkan Kunjungi Gayo Lues, Catat Sejarah Baru di Negeri Seribu Bukit

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 16:13 WIB

50751 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN — Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, akan segera mencatat sejarah penting. Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan mengunjungi langsung wilayah yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Bukit tersebut. Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir pada awal Desember 2025 mendatang.

Kabar menggembirakan ini disampaikan Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., usai mengikuti pertemuan daring bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gayo Lues, Selasa (30/9/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan kunjungan Kepala BNN RI yang akan turut mendampingi Presiden dalam lawatannya ke Gayo Lues.

Menurut Bupati Suhaidi, Kepala BNN RI akan lebih dahulu mengunjungi Gayo Lues pada 7–8 Oktober 2025 untuk menyampaikan secara langsung agenda kunjungan Presiden, dan kembali pada pertengahan November untuk melakukan tinjauan akhir. Ia menyebut kunjungan ini sebagai momentum bersejarah yang telah lama dinanti oleh masyarakat Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita patut bersyukur, sebab ini akan menjadi catatan sejarah baru bagi masyarakat Gayo Lues. Untuk pertama kalinya seorang Presiden Republik Indonesia akan menginjakkan kaki di daerah kita tercinta,” ujar Suhaidi.

Sejumlah agenda telah disiapkan menyambut Presiden Prabowo di bumi Seribu Bukit. Di antaranya adalah pameran pembangunan Gayo Lues Development and Agro Destination (GDAD), serta pencanangan Gayo Lues menuju Kota Agrowisata Kopi. Presiden juga dijadwalkan meluncurkan program Merah Putih Berkembang Gayo (MBG), Sekolah Rakyat, serta Koperasi Merah Putih.

Agenda lain termasuk penanaman perdana kopi Gayo yang merupakan hasil kolaborasi antara GERETEK dan GDAD sebagai bagian dari program strategis Kementerian Pertanian RI, serta pelepasan ekspor kopi Gayo Lues kerja sama antara Koperasi Gayo Lues Bersinar dan PT Ujang Jaya Internasional.

Masyarakat juga bersiap menyuguhkan pertunjukan budaya monumental, yakni Pagelaran Tari Saman dengan melibatkan 15.015 penari untuk memecahkan rekor MURI. Pagelaran ini diharapkan semakin mengukuhkan posisi Tari Saman sebagai warisan budaya tak benda yang telah diakui oleh UNESCO.

Presiden juga dijadwalkan melakukan peluncuran titik pendakian baru di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, serta menyaksikan pacuan kuda tradisional yang melibatkan empat kabupaten di wilayah tengah Aceh, yaitu Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Tenggara. Tak hanya itu, Presiden direncanakan meresmikan pabrik kopi dan Grand House (fasilitas penjemuran kopi) milik Koperasi Gayo Lues Bersinar bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Bupati Suhaidi berharap kunjungan Presiden ini menjadi pendorong besar bagi percepatan pembangunan infrastruktur, kemajuan agrowisata kopi, dan pelestarian kebudayaan lokal. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kunjungan ini dengan semangat kebersamaan.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga sejarah baru yang akan dikenang sepanjang masa. Mari kita sambut dengan penuh kebersamaan dan semangat membangun daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
PT Rosin Sanggah Pembekuan, Hasil Rapat Pemerintah Aceh dan LIRA Tegaskan: Tidak Ada Negara di Atas Negara
Tiga Pabrik Getah Pinus Resmi Dibekukan, LIRA: Negara Tak Boleh Lagi Lunak
Dukung Perkembangan Industri di Wilayah Aceh, Bea Cukai Langsa Lakukan CVC ke PT Rosin Trading International
Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:39 WIB

TMMD Ke-128 Abdya Hadirkan Harapan Baru, 5 Rumah Warga Mulai Layak Huni

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Optimistis Rampungkan Jalan Perkebunan Tepat Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:51 WIB

TMMD Abdya Tutup Lomba Ceramah dan Pidato dengan Penyerahan Trofi Para Juara

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:18 WIB

TMMD Kodim Abdya Hidupkan Permainan Tradisional Lewat Turnamen Layangan Rakyat

Senin, 11 Mei 2026 - 18:10 WIB

Rahmat: Turnamen Layangan TMMD Kodim Abdya Pererat Silaturahmi Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Asah Mental dan Akhlak Pelajar Lewat Lomba Pidato Agama

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB

Pembangunan RTLH TMMD di Abdya Melaju Pesat, Capaian Tembus 60 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 15:55 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Pacu Pembukaan Jalan di Kawasan Terpencil Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BESAR

HIMA K3 FIK UTU Wujudkan Program Kunjungan Indrustri

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:12 WIB