slot preparation.lsrs.lu

Gayo Lues Genjot Pengembangan Kopi, Dapat Dukungan Kementerian Pertanian untuk 1.600 Hektare

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 17:25 WIB

50997 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mendorong sektor pertanian sebagai pilar pembangunan daerah, dengan menjadikan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan yang tengah mendapat perhatian serius. Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung gerakan ekonomi nasional berbasis pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Ir. Abdul Hakim, M.P., menyampaikan bahwa pengembangan tanaman kopi saat ini menjadi fokus strategis Pemerintah Kabupaten. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (28/9/2025).

Menurut Abdul Hakim, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sebelumnya telah mengajukan proposal pengembangan kopi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Proposal tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat, dengan dialokasikannya bantuan bibit kopi untuk pengembangan lahan seluas 1.600 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komitmen bersama telah terjalin antara Dinas Pertanian dan Kementerian Pertanian, yang ditandai dengan penandatanganan kesanggupan oleh Wakil Gubernur Aceh,” ujar Abdul Hakim.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian Gayo Lues tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Pemerintah daerah mencatat saat ini terdapat sekitar 20.000 hektare lahan tidur yang berpotensi dikembangkan, dengan target awal pemanfaatan antara 4.000 hingga 5.000 hektare secara bertahap untuk budidaya kopi.

Dalam skema pengembangan nasional, Gayo Lues tercatat sebagai daerah prioritas kedua secara nasional dalam program percepatan kopi dari Kementerian Pertanian, tepat di bawah Kota Padang yang mendapat alokasi untuk lahan seluas 2.000 hektare.

Abdul Hakim juga mengajak seluruh elemen daerah untuk mendukung penuh program tersebut, termasuk ASN, non-ASN, TNI, Polri, serta masyarakat umum.

“Dana dari pemerintah pusat akan digelontorkan ke daerah, dan ini menjadi kesempatan besar bagi kita untuk membangun ketahanan ekonomi rumah tangga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor kopi kualitas tinggi dari Gayo Lues,” imbuhnya.

Pengembangan sektor kopi tersebut diharapkan mampu mengubah wajah perekonomian Gayo Lues, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu produsen kopi terbaik di Indonesia. Pemda Gayo Lues optimistis, fokus terhadap pertanian berkelanjutan akan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru