Muslim Aiyub Siap Jadi Bagian PPA Dan Optimis PPA Akan Jadi Partai Besar Di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 00:44 WIB

50469 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh– Politisi senior asal Aceh yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Aiyub, menyampaikan komitmennya untuk siap menjadi bagian dari Partai Pemersatu Pembangunan Aceh (PPA). Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke Kantor DPP PPA yang disambut langsung oleh Ketua Umum PPA, Prof. Adjunct Dr. Marniati, SE, M.Kes bersama jajaran pengurus inti partai, Selasa sore (9/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum DPP PPA menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan tokoh nasional asal Aceh itu. “Kami sangat bangga atas kunjungan Bang Muslim Aiyub, seorang politisi senior dan panutan dalam dunia politik nasional. PPA siap belajar dari pengalaman beliau, dan Insya Allah kehadiran beliau menjadi semangat baru bagi partai ini,” ujar Prof Marniati.

Muslim Aiyub menyampaikan pandangan dan harapannya agar PPA mampu tumbuh menjadi partai lokal yang besar di Aceh. Menurutnya, kesuksesan partai politik bukan hanya terletak pada besar dana yang digelontorkan, namun juga pada integritas, loyalitas, dan kapasitas figur pimpinan serta pengurusnya. “Saya percaya PPA punya masa depan cerah karena diisi oleh orang-orang berkomitmen tinggi dan punya jaringan kuat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas sejumlah isu penting, termasuk dorongan agar keterwakilan 30 persen perempuan dalam legislatif benar-benar diwujudkan secara substantif. Muslim Aiyub menyarankan adanya klasifikasi khusus untuk caleg perempuan agar mereka tidak bersaing langsung dengan caleg laki-laki, demi mewujudkan keterwakilan yang adil.

Ketua Umum PPA juga menegaskan komitmennya untuk membangun PPA sebagai partai yang tidak hanya menjalankan fungsi politik, tetapi juga ekonomi kerakyatan. “Pengurus PPA di seluruh Aceh kita dorong untuk membangun komunitas petani dan nelayan, serta menciptakan jaringan ekspor untuk komoditas lokal,” jelas Prof Marniati.

PPA, lanjutnya, bukan hanya partai politik biasa. Didirikan oleh tokoh-tokoh akademisi dan pengusaha besar dengan pengalaman internasional, PPA hadir dengan semangat baru untuk mewujudkan Aceh yang mandiri, makmur, dan berdaulat. “Kami punya jaringan yang luas dengan pejabat tinggi dalam dan luar negeri, dan siap menjadikan partai ini sebagai kekuatan baru untuk Aceh,” katanya.

Salah satu poin penting yang juga dibahas dalam kunjungan tersebut adalah sinergi antara PPA dan Partai NasDem dalam menghadapi pemilu mendatang. PPA membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat posisi politik Aceh di tingkat nasional.

Terkait Otonomi Khusus (Otsus), Muslim Aiyub mengungkapkan bahwa saat ini sedang ada upaya bersama dari anggota DPR RI dapil Aceh untuk memperjuangkan agar dana Otsus dikembalikan ke angka 2 persen dan berlaku tanpa batas waktu, sebagaimana yang berlaku untuk Papua. “Otsus adalah hak rakyat Aceh. Kita akan terus perjuangkan,” tegasnya.

Dalam penutup, Ketua Umum PPA menyampaikan harapan besar atas dukungan dari tokoh-tokoh Aceh seperti Muslim Aiyub. “Kami berharap PPA tidak hanya menjadi partai peserta pemilu, tapi juga partai yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” tutup Prof Marniati.

Dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dan visi besar yang diusung, PPA siap mewarnai kontestasi politik Aceh, khususnya dalam Pilkada 2029. Dukungan dari tokoh nasional seperti Muslim Aiyub menjadi modal penting untuk menjadikan PPA sebagai kekuatan baru yang dicintai rakyat.

Berita Terkait

Ketua Umum PPA Prof.Adjunct Dr.Marniati, SE M.Kes Jenguk Korban Luka Bakar di RSUZA
Saiful Bahri Resmi Di Tunjuk Sebagai Ketua DPD Partai Perjuangan Aceh Pidie Jaya oleh Prof Marniati
TA Khalid : Pupuk Subsidi Harus Dijual Dengan Harga HET di Aceh
Komunitas Penggerak Massa Resmi Melebur ke Partai Perjuangan Aceh,Siap Besarkan Partai ke Seantero ACEH
Simpul Mahasiswa Gayo Lues Syahputra Ariga, Sayangkan Sikap Tidak Etis Ketua Forbes DPRA Dapil Vlll
Digitalisasi Sistem BRA, Jamaluddin : Tidak Perlu Antar Proposal ke Banda Aceh, Cukup Gunakan E-Proposal
Desak Pemerintah Pusat berikan hak kelola Migas diatas 12 Mil untuk Aceh
FKIP USM Gelar The 4th International Conference on Education (ICE) 2025

Berita Terkait

Jumat, 18 April 2025 - 09:15 WIB

Prof Adjunct Marniati dan Ketua Umum Kowani Dorong Pemerintah Beri Perhatian pada Organisasi Perempuan

Jumat, 18 April 2025 - 02:26 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Berikan Cinderamata dari Batu Giok Untuk Mensos RI.

Kamis, 17 April 2025 - 22:28 WIB

Perkuat Pembangunan Ekonomi dan SDM, Wakil Gubernur Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank

Rabu, 16 April 2025 - 20:10 WIB

Tidak ada Intervensi TNI saat Diskusi Mahasiswa di Semarang, PW GPA DKI Jakarta: Stop Penggiringan Opini Liar

Rabu, 16 April 2025 - 19:45 WIB

PT. Omarah Berkahnugraha Internasional by Smartrie Kembali Lakukan MoU Bersama Muasasah, Minta Jamaah Patuhi Regulasi

Rabu, 16 April 2025 - 19:42 WIB

Pabrik EsNow Resmi Diluncurkan: Kolaborasi Pengusaha Muhammadiyah Hadirkan Es Kristal Berkualitas Tinggi

Rabu, 16 April 2025 - 10:51 WIB

Prof Marniati Temui Menteri PPA,Dorong Pembentukan Komisi Perempuan di Aceh

Sabtu, 12 April 2025 - 00:19 WIB

Mualem, Kepala Daerah Pertama di Terima AHY

Berita Terbaru

GAYO LUES

Babinsa ciptakan keakraban dengan Warga Binaan melalui Komsos 

Sabtu, 19 Apr 2025 - 10:18 WIB

EKONOMI & BISNIS

Tarif Resiprokal Amerika dan Jalan Diplomasi Strategis Indonesia

Sabtu, 19 Apr 2025 - 03:55 WIB