Ketua FSPMI Ungkap Kendala Lebih dari 80 Pekerja RSUD Meuraxa Banda Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 7 Desember 2023 - 00:06 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Habibi Insuen, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), mengatakan lebih dari 80 pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh saat ini berada dalam kesulitan di rumah sakit tersebut.

Menurut Habibie, RSUD Meuraxa akan melakukan uji kompetensi dengan tujuan menilai kinerja pekerja kontraknya, dengan hasil akhir lulus atau gagal.

Habibie mengatakan kepada Timelines_inews pada Jumat (1/12): “Menurut laporan yang kami terima, sekitar 80 lebih pekerja kontrak menjalani uji kompetensi dan wawancara untuk keperluan kegiatan asesmen, namun akhirnya lulus atau gagal.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Habibie menilai penilaian yang dilakukan manajemen RSUD Meuraxa hingga berujung pada pemutusan kontrak para pegawainya sangat tidak tepat karena sudah menjalani uji kompetensi sejak awal sebelum bekerja di sana.

“Dari lamaran, wawancara, tes tertulis, ujian, hingga penandatanganan kontrak, ada kemampuan. Tapi yang jadi soal adalah kemampuan yang dinilai, dan wawancara itu. Kemampuannya ditentukan berdasarkan latar belakangnya, misalnya perawat. “Saat mereka melamar, Ia pasti pernah menjadi perawat sebelumnya,” katanya.

Lain halnya jika Anda mangkir kerja tanpa alasan atau jika Anda melakukan tindakan ilegal yang serius seperti pencurian.

“Tak perlu dikatakan lagi, PHK itu sudah pasti. Jadi penilaiannya apa? Menurut saya, penilaian itu untuk mempertahankan atau meningkatkan apa yang baik dan apa yang buruk dan perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, Habibie mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, RSUD Meuraxa juga membuka lowongan untuk merekrut 50 orang baru. Dia menduga ada alasan lain di balik uji kompensasi tersebut.

Berita Terkait

JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Akademisi Soroti Penjaringan Dekan FK USK, Dinilai Terlalu Cepat dan Membatasi Regenerasi
Tagih Janji Prabowo! Konsorsium Hutan dan Sungai Aceh Desak Legalisasi Tambang Rakyat
Perkuat Sinergi Penjagaan Perbatasan, Kanwil DJBC Aceh Kunjungi Ditjen Imigrasi Aceh
PT GLEH Resmi Diluncurkan, Komitmen Jaga Lingkungan dan Kelola Limbah Medis di Aceh
Dispora Aceh Gelar “Goes To Campus” di Universitas Serambi Mekkah, Dorong Pemuda Tanggap Bencana
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:23 WIB

PSHT NTT Bangkit Dan Satu Barisan, Nikolas Boesday Minta Polda Tindak Tegas Oknum Palsu

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:22 WIB

Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:48 WIB

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:33 WIB

Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:38 WIB

BRIN Dukung Kuliah Lapangan Mahasiswa STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh di Candi Kedaton Jambi

Senin, 4 Mei 2026 - 00:14 WIB

Akpersi Bicara, Hari Pers Dunia 2026: DPC Akpersi Pekanbaru Tegaskan Jurnalis Tak Boleh Hakimi, Wajib Taat UU PERS

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:03 WIB

Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon

Berita Terbaru

LHOKSEUMAWE

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Kodim 0103/Aceh Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WIB