Blangkejeren — Sebanyak 13 siswa dari SMA Negeri 1 Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, berhasil melaju sebagai finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/SMK/MA tingkat Provinsi Aceh. Prestasi ini menempatkan sekolah yang berada di daerah pedalaman tersebut sebagai juara umum di tingkat Kabupaten Gayo Lues.
Kepala SMA Negeri 1 Rikit Gaib, Hayaddin, M.Pd, saat dikonfirmasi Selasa (15/7/2025), menyampaikan rasa syukurnya atas capaian luar biasa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia dengan surat bernomor 0478/J7.1/PN.00/2025.
“Lolosnya 13 siswa dari sekolah kami yang berada jauh dari ibu kota kabupaten membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan bimbingan yang konsisten dapat menembus batas,” ujar Hayaddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pelaksanaan OSN tahun ini dilakukan secara daring oleh Kemendikbudristek beberapa waktu lalu. Pihak sekolah langsung menyambut surat edaran tersebut dengan serius. “Kami mengumpulkan dewan guru dan mengimbau agar siswa-siswi didorong mengikuti seleksi OSN. Alhamdulillah hasilnya di luar dugaan. Kami menjadi juara umum untuk tingkat kabupaten,” ucapnya dengan bangga.
Adapun siswa-siswi SMA Negeri 1 Rikit Gaib yang lolos sebagai finalis OSN tingkat Provinsi Aceh antara lain:
-
Nasarudin (Matematika)
-
Kasmarini (Fisika)
-
Ana Khaira dan Nuria Insirahma (Astronomi)
-
Kasma dan Habin Al Fikri (Kebumian)
-
Nuraini Firdina (Geografi)
-
Mastani, Salmawati, dan Dina Damayanti (Ekonomi)
-
Sahida Aulia, Elida Kasturi, dan Kassumi Yati (Biologi)
Hayaddin menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari ketekunan para siswa dan dukungan guru pembimbing yang terus memotivasi mereka. Ia menyebut, capaian ini patut diapresiasi karena dilakukan dalam keterbatasan fasilitas dan lokasi sekolah yang jauh dari pusat kota.
“Sebelum mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Aceh, yang juga akan dilaksanakan secara daring, kami mendorong para siswa untuk terus memperdalam materi dan memperbanyak latihan soal. Kami berharap ada di antara mereka yang mampu melaju hingga tingkat nasional,” imbuhnya.
Hayaddin juga mengajak seluruh komponen pendidikan di Gayo Lues untuk menjadikan keberhasilan ini sebagai inspirasi. Menurutnya, kualitas pendidikan di daerah terpencil bisa setara, bahkan melampaui, jika dikelola dengan komitmen dan semangat kebersamaan.
“Semoga keberhasilan ini dapat mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Provinsi Aceh di kancah nasional,” pungkasnya. (RED)








































