Warga Marpunge Bertaruh Nyawa Demi Pangan Lewat Bukit Terjal ke Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:41 WIB

50331 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, Sabtu, 14 Desember 2025 — |  Warga Desa Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, masih harus menghadapi tantangan besar untuk memperoleh kebutuhan pokok. Akses jalan yang terputus total memaksa mereka berjalan kaki melintasi bukit yang terjal menuju Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, demi membeli bahan makanan.

Setiap hari, warga menempuh jalur ekstrem dengan medan menanjak dan licin, hanya berpegangan pada seutas kabel bekas di beberapa titik. Jalur tersebut menjadi satu-satunya pilihan untuk mencapai daerah yang memiliki pasokan logistik memadai. Pemandangan warga memanggul karung berisi beras, mie instan, dan minyak goreng, menjadi keseharian yang mengkhawatirkan di tengah kondisi bencana yang belum sepenuhnya tertangani.

“Terpaksa kami ambil bahan makanan dari Aceh Tenggara. Lebih dekat ke sana, kalau ke Gayo Lues jalannya putus total,” kata Sapwan, warga Desa Marpunge, Minggu (14/12). Saat ini, sebagian besar kebutuhan pokok di Gayo Lues sulit didapatkan, bahkan harganya melonjak tinggi. Sebaliknya, di Kutacane, Aceh Tenggara, bahan makanan lebih mudah diperoleh, meski untuk itu mereka harus mempertaruhkan keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Marpunge dan Desa Rumah Bundar di Kecamatan Ketambe merupakan dua desa yang berada pada garis perbatasan antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Keduanya kini dalam kondisi nyaris terisolasi karena akses kendaraan belum pulih. Belum adanya distribusi logistik secara merata juga memperburuk keadaan.

Akses yang terputus bukan hanya menghambat jalur distribusi bantuan, tetapi juga menjadikan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih menjadi langka. Jalur darat yang biasa digunakan kini tak bisa dilalui kendaraan, sementara kondisi cuaca yang tak menentu memperparah situasi.

Dalam kondisi ini, warga Marpunge terus berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, meski dengan risiko tinggi. Tidak sedikit warga perempuan dan lansia yang ikut menempuh jalur berbahaya karena keterbatasan angkutan dan bantuan dari luar yang belum menjangkau desa mereka.

Sejumlah pihak berharap pemerintah dapat segera membuka kembali akses jalan yang terputus serta mempercepat distribusi logistik ke wilayah yang terdampak. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin hak dasar warga serta mencegah penderitaan yang berkepanjangan.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan jalur menuju Gayo Lues dapat difungsikan kembali. Pemerintah daerah, bersama BNPB dan TNI-Polri, didorong untuk menempatkan fokus pada penanganan darurat infrastruktur agar mobilitas barang dan bantuan dapat segera dilakukan secara merata. (*)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru