Wali Kota Jakarta Utara Lepas Tim Kemanusiaan PMI untuk Misi Bantuan ke Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:00 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Januari 2026 — Komitmen kemanusiaan kembali diwujudkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara melalui pengiriman relawan ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Sebanyak 21 relawan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam sebuah apel seremonial yang digelar di ruang rapat Wali Kota, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kamis pagi.

Dalam arahannya, Hendra Hidayat menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para relawan yang akan menjalankan misi kemanusiaan di daerah yang hingga kini masih mengalami dampak bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem. Ia berpesan agar para anggota tim menjunjung tinggi sikap saling menghormati kepada masyarakat lokal dan alam sekitar selama berada di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan menjalin kerja sama yang solid di bawah komando pimpinan tim.

“Jaga kesehatan, hormati alam, hormati lingkungan, dan jaga sikap, perilaku, serta ucapan. Ini bukan sekadar perjalanan jauh, tetapi pengabdian yang diperuntukkan bagi sesama yang tengah dilanda duka,” ujar Hendra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengakui medan perjalanan yang akan dilalui para relawan bukanlah hal mudah. Jalur darat yang akan ditempuh menuju daerah pedalaman Aceh berisiko tinggi terhadap gangguan cuaca dan medan rusak. Namun demikian, ia optimistis keberangkatan tim ini akan menjadi kontribusi nyata Jakarta Utara dalam meringankan beban warga terdampak.

Sebanyak lima unit kendaraan operasional PMI disiapkan untuk mobilisasi tim. Rencananya, keberangkatan dilakukan usai Salat Jumat guna memaksimalkan persiapan tim dan logistik sebelum menempuh perjalanan panjang menuju Aceh.

Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menjelaskan bahwa pemilihan Gayo Lues sebagai area operasi bukan tanpa pertimbangan. Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan tim pendahulu yang dikirim pada 18 Desember 2025, wilayah tersebut termasuk yang paling terdampak dan minim bantuan dari relawan kemanusiaan hingga saat ini.

“Informasi terakhir menyebutkan bahwa bencana susulan masih terjadi di beberapa titik. Tanah longsor kembali menutup akses jalan. Untuk itu, kami akan menyesuaikan pergerakan. Titik awal nanti akan dipusatkan di Kuta Cane, dan bila kondisi memungkinkan, kami akan lanjutkan ke wilayah Gayo Lues,” jelas Rijal.

Ia merinci bahwa selama berada di lokasi, tim akan membuka layanan kesehatan gratis bagi warga serta bantuan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pemulihan mental. Layanan PMI rencananya berlangsung selama 21 hari, termasuk perjalanan pulang dan pergi.

PMI Jakarta Utara juga memastikan bahwa seluruh donasi yang telah diterima masyarakat akan disalurkan langsung kepada warga terdampak. Hingga tanggal 7 Januari 2026, total donasi uang yang dihimpun melalui pusat data dan informasi (Pusdatin) PMI Jakarta Utara telah mencapai Rp214.755.509. Selain itu, bantuan barang pokok dan perlengkapan juga telah dikumpulkan dan akan dibawa dalam pengiriman kali ini.

Keberangkatan ini menjadi gelombang kedua dari rangkaian aksi kemanusiaan PMI Jakarta Utara untuk warga Aceh. Diharapkan, kehadiran tim tersebut dapat membawa bantuan dan harapan baru bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat jejaring solidaritas nasional dalam penanggulangan bencana. (*)

Berita Terkait

Ketum IWO Indonesia Beri Ucapan Selamat atas Pelantikan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030
Pemuda Indonesia Center (PIC) Tegas Dukung Kapolri: Independensi Polri di Bawah Presiden Adalah Harga Mati untuk Demokrasi
PDIP Soroti Otoritarian Populis hingga Krisis Hukum, Inilah 8 Tantangan Nasional
Pilkada melalui DPRD , Kedaulatan Rakyat di Kebiri
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Maxim Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera Barat
Viral Dugaan Korupsi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, IACN Beri Tanggapan
Kiamat Integritas: Bagaimana Ilyas Indra Mengubah Menara Gading Menjadi Pabrik Ijazah Palsu
DPD RI Beri Pembekalan Delegasi STEM SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi Menuju Jepang

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:37 WIB

Tradisi “Koro Jamu” di Gayo: Lelaki Diangkap yang Terbatas Jadi Pemimpin Adat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:34 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tokoh Masyarakat Gayo Lues Dukung Penuh Polri di Bawah Komando Langsung Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:44 WIB

Pengukuhan Jabatan Wadanyon Para Pasi Serta Danki dan Jajaran Batalyon D Pelopor Brimob Aceh

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:02 WIB

Warga Pasir Putih Masih Terisolasi Pascabencana, Kepala Desa Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:32 WIB

Bupati Gayo Lues Lepas Keberangkatan Umroh Juara MTQ, Harap Prestasi Jadi Inspirasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:29 WIB

Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:26 WIB

Status Bencana Gayo Lues Turun ke Transisi Pemulihan, Pemerintah Daerah Fokus pada Huntara dan Perbaikan Infrastruktur

Berita Terbaru

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara  jln  A Yani Kutacane.

ACEH TENGGARA

Oknum Kadinkes Agara Bungkam Kepada Media Terkesan Tertutup.

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:26 WIB