slot preparation.lsrs.lu

Verifikasi Data Dipercepat, Gayo Lues Siapkan Pembangunan Hunian Sementara bagi Warga Terdampak Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:49 WIB

50486 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues terus menunjukkan progres. Pemerintah kabupaten saat ini memasuki tahapan krusial dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor yang terjadi awal Desember lalu. Proses verifikasi data tengah dikebut, dengan target seluruh pendataan rampung paling lambat pada Sabtu (20/12/2025).

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.Ap, menegaskan bahwa pendataan harus dilakukan secara rinci hingga ke tingkat desa untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan data sebelum akhir pekan guna mempercepat proses tindak lanjut di tingkat pusat.

“Semua data ini harus siap hari Sabtu, supaya malamnya kita bisa langsung koordinasi dengan tim BNPB pusat dan pada Minggu sudah bisa ditandatangani oleh Pak Bupati,” ujarnya di hadapan jajaran OPD dan para camat, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses verifikasi ini menjadi pintu awal dimulainya pembangunan fisik huntara di lapangan. Pemerintah setempat berfokus pada pendekatan partisipatif, dengan memberi ruang bagi masyarakat untuk memilih opsi tempat tinggal terbaik sesuai situasi mereka. Hal ini disampaikan langsung oleh Tim Ahli BNPB RI, Bambang Eko Pratolo, yang menyebut bahwa masyarakat diberikan pilihan, apakah akan tinggal di huntara atau lebih memilih tinggal mandiri dan menerima kompensasi melalui program Dana Tunggu Hunian (DTH).

“Kalau tidak mau tinggal di huntara, kita kasih opsi DTH. Tapi datanya harus segera siap, supaya DTH bisa segera diajukan. DTH ini akan diberikan sampai proses pembangunan hunian tetap selesai,” terang Bambang.

Selain upaya penyediaan hunian, pemerintah pusat juga telah mengerahkan satu kompi pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Gayo Lues. Pasukan ini akan diterjunkan untuk membantu membuka kembali akses ke desa-desa terisolasi akibat longsor, membangun jembatan darurat, serta membersihkan material yang menutup jalan. Langkah ini diambil sebagai percepatan untuk menormalkan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan logistik.

“Satu kompi BKO sudah digerakkan, mohon ditunggu. Mereka akan bergerak ke daerah-daerah yang belum dapat dilalui kendaraan, sekaligus membantu upaya pembersihan di jalur-jalur kritis,” jelas Bambang.

Sejumlah peralatan pendukung juga telah disiapkan, termasuk 30 gulungan tali sling dan 10 unit chainsaw. Namun, pihak BNPB mengakui bahwa peralatan tersebut masih jauh dari cukup untuk skala kebutuhan di Gayo Lues. Karena itu, BNPB mendorong pemerintah kabupaten agar segera mengajukan permintaan tambahan logistik dan peralatan sebelum masa tanggap darurat dinyatakan berakhir.

Sementara itu, kendala pendataan muncul akibat banyaknya warga yang kehilangan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP. Hal ini turut menghambat validasi data sebagai syarat administrasi bagi penerima huntara maupun DTH.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Maliki mengambil kebijakan cepat dengan mengerahkan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ke setiap desa terdampak guna mengisi dan memverifikasi data langsung di lapangan. Kebijakan ini diambil untuk menghindari pelanggaran terhadap Undang-Undang yang mengatur bahwa data kependudukan bersifat rahasia dan tidak dapat dibuka tanpa proses resmi.

Sebagai solusi sementara, Pemkab Gayo Lues juga meminta kepala desa untuk menyampaikan surat tertulis yang memuat nama dan jumlah warga terdampak di wilayah masing-masing. Data ini nantinya akan menjadi dasar rekapitulasi di tingkat kabupaten dan digunakan sebagai dokumen pendukung dalam pengajuan pembangunan huntara kepada pemerintah pusat.

Dengan percepatan pendataan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat, proses pemulihan di Gayo Lues dipastikan semakin konkret. Pemerintah menjamin bahwa seluruh warga yang terdampak akan diberikan perhatian sesuai haknya, baik dalam bentuk hunian sementara, pembangunan infrastruktur dasar, maupun penguatan layanan dasar lainnya. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB