Ujian Tengah Semester di Gayo Lues Ditiadakan Akibat Bencana, Nilai Diambil dari Tugas dan PR

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:10 WIB

50450 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Aceh, resmi meniadakan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) bagi siswa tingkat dasar dan menengah di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang. Keputusan ini diambil menyusul rusaknya puluhan sekolah dan terganggunya aktivitas belajar mengajar setelah lebih dari 20 hari bencana berlangsung.

Dalam laporan yang dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, melalui program Kabar Petang bertajuk “Ujian Tengah Semester di Gayo Lues Ditiadakan”, disebutkan bahwa hingga hari ke-26 pascabencana, proses pembelajaran masih berlangsung secara terbatas. Salah satu sekolah yang terdampak parah adalah SD Negeri 12 Blangkejeren yang hingga kini masih dipenuhi lumpur dan tumpukan kayu sisa banjir bandang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues mengatakan bahwa total terdapat 26 sekolah rusak berat, bahkan beberapa di antaranya hanyut terbawa arus. Belum pulihnya kondisi ini membuat pihak dinas tidak memiliki pilihan selain meniadakan UTS secara serentak di seluruh wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bencana ini kita kategorikan sebagai bencana darurat kedua. Jadi pelaksanaannya kita tiadakan ujiannya karena kita seragamkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dalam wawancara yang disiarkan oleh tvOneNews.

Ia juga menjelaskan, banyak faktor yang memengaruhi keputusan ini, termasuk akses jalan yang masih terputus, keterbatasan jaringan internet, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang aktivitas distribusi dan mobilitas pendidikan.

Sebagai solusi, nilai UTS akan dikonversi dari tugas harian, pekerjaan rumah (PR), dan kegiatan evaluasi siswa yang telah dilakukan sebelum bencana. Guru-guru diminta tetap aktif membekali siswa dengan materi pembelajaran, meskipun sebagian besar siswa masih belajar dari rumah dengan keterbatasan fasilitas.

“Nilai rapor nantinya dikonversi dari nilai tugas, nilai harian, dan PR,” lanjutnya dalam video tersebut.

Dinas Pendidikan memastikan seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan, meskipun dilaksanakan secara darurat dan dalam situasi penuh keterbatasan. Sementara itu, koordinasi terus dilakukan dengan pihak sekolah untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak.

Keputusan ini dinilai sebagai langkah realistis dan manusiawi agar peserta didik tetap dapat menjalani proses pendidikan tanpa tekanan akademik, terutama di tengah kondisi bencana yang mengakibatkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan fasilitas dasar.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus berupaya mempercepat penanganan bencana, termasuk pemulihan sekolah dan penyediaan hunian sementara untuk siswa dan guru yang terdampak. (*)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru