Bara News Kutacane Rabu 28/1/2026. | LSM Tipikor Aceh Tenggara minta Usut tuntas dan Serius Dugaan Pungli Biaya makan.mimum Anak Yatim piatu dan Anak Terlantar Panti Asuhan demikian di sampaikan Jupri yadi selaku ketua kepada Bara News Rabu kutacane 28/1/2026.
Ketua Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Tipikor Aceh Tenggara Jupri Yadi R. menanggapi issu dugaan pungli biaya makan minum anak yatim piatu Panti Asuhan Tunas Murni Biak muli Aceh Tenggara minta kepada Aparat Penegak hukum kepolisian mau pun Kejaksaan Aceh Tenggara dan Aceh. untuk dapat mengungkap para pelakunya. demikian di sampaikan nya Kepada Bara News Rabu 28/1/2026.
Pasalnya kata Jupri apalagi ini adalah uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, pendidikan dan kesehatan para anak yatim piatu dan anak terlantar di Tanah Alas Kutacane Aceh Tenggara khususnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bila hal ini benar ini sudah luar biasa karena sama halnya memakan hak anak yatim piatu dan terlantar.
Oleh karena itu tegas Jupri aparat di minta serius untuk mengungkapkan. apalagi alur dugaan ini menjurus pada kebenaran bila kita perhatikan dan baca di sejumlah media one line yang telah menjadi heboh dan viral di Kutacane.
Dalam hal ini sebangai pembuka atau celah dapat di lidik melalui transaksi aliran dana tentunya dewasa ini secara umum transaksi melalui transaksi elektronik tetap dapat di lidik apa lagi ini sumber dana APBK Aceh Tenggara tahun 2025.
Dugaan pungli terhadap dana ini sebangaimana yang di lansir sejumlah media sangat pantastis mencapai 20 % dari jumlah pagu Anggaran untuk Panti Asuhan Tunas Murni Biak Muli mencapai 1 milyar dan di duga terjadi sebayak lima kali sekitar Rp 200.000.000 sampai Rp 250.000.000.
dugaan pungli ini di lakukan setiap kali penarikan dana. karena dipa anggaran ada pada Dinas sosial Agara.
Di tempat terpisah Bahagiawati Kepala Dinas Dinas Sosial Aceh Tenggara saat di kompirmasi di ruang kerjanya selasan 27/1 terkesan tegang dan emosional sambil menyatakan kalau masalahnya sudah di selesaikan semua dengan pihak Panti Asuhan Tunas Murni dengan mencontohkan kami sebangai satu keluarga ungkap Bahagia dalam hal ini saya sebangai pihak yang di tuduh katanya “membantah keras bahwa itu adalah tidak benar sama sekali dengan berulang kali menyatakan bahwa itu tidak benar sama sekali” dengan wajah sedikit merah padam dan turut menghadirkan pihak pengelola Panti Asuhan dan berupanya menghadirkan kepala panti asuhan guna membantah dugaan adanya pungli uang makan anak yatim piatu dan terlantar di UPTD dinas Sosial ini.. selasa 27/1/2026.
(skd).







































