Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Gubernur Aceh Tekankan Percepatan Pemulihan di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:43 WIB

50457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues dalam rangka meninjau langsung kondisi wilayah pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di daerah tersebut. Setibanya di Bandara Blangkejeren, Sabtu (20/12/2025), Gubernur yang akrab disapa Mualem ini disambut oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati H. Maliki, Komandan Kodim 0113 Letkol Arm. Fran Desiafan Eka Saputra, Kapolres AKBP Hyrowo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan perangkat pemerintahan kabupaten.

Tanpa menunda waktu, Gubernur langsung bergerak menuju salah satu titik terdampak paling parah, yakni Desa Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang. Di lokasi ini, ia meninjau langsung kondisi pemukiman dan lahan pertanian yang rusak berat akibat terjangan banjir dan longsor. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyapa para warga terdampak dan mendengar langsung sejumlah keluhan yang masih dirasakan masyarakat, terutama terkait perbaikan infrastruktur dasar dan kebutuhan tempat tinggal.

Meski Gayo Lues telah memasuki fase pemulihan, Gubernur menilai masa kritis belum benar-benar berakhir. Menurutnya, tantangan baru mulai muncul, salah satunya adalah kebutuhan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, serta pemulihan akses jalan dan jembatan yang masih terganggu. Kedua hal tersebut menjadi fokus utama peninjauan dalam kunjungan kerja ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi rencana pemerintah pusat yang akan membangun 1.000 unit hunian tetap (huntap) untuk wilayah Aceh, Mualem menyatakan jumlah tersebut masih sangat jauh dari cukup. Ia menilai, untuk skala kerusakan yang terjadi, terutama rumah-rumah yang terdampak di berbagai kabupaten/kota, kebutuhan riilnya diperkirakan mencapai lebih dari 100 ribu unit.

“Kalau untuk tahap awal mungkin bisa, tapi kalau untuk keseluruhan itu tentu belum cukup. Untuk di Aceh saja diperkirakan lebih dari 100 ribu unit yang diusulkan, mengingat banyaknya masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana,” jelasnya saat berbicara di hadapan jajaran pemerintah dan masyarakat Rerebe.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya pelaksanaan tahap awal pembangunan yang sudah direncanakan. Proses ini, menurutnya, harus segera dimulai sambil terus didorong penambahan alokasi dukungan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait, agar program pemulihan berjalan merata dan menyentuh semua lapisan masyarakat terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti kebutuhan pemulihan sektor pertanian warga, terutama sawah dan ladang yang tertutup endapan lumpur pascabanjir. Pemerintah akan mengerahkan alat berat, seperti ekskavator, guna menormalkan kembali lahan pertanian agar petani bisa segera kembali bercocok tanam dan memulai kembali siklus perekonomian keluarga.

Tak hanya itu, Mualem juga menekankan pentingnya percepatan normalisasi jaringan kelistrikan. Ia secara langsung meminta kepada pihak PLN agar tidak menunda waktu untuk mengembalikan aliran listrik di seluruh wilayah terdampak, tidak hanya di Gayo Lues, tetapi juga di kabupaten lain di Aceh yang hingga kini masih mengalami gangguan suplai energi akibat kerusakan infrastruktur kelistrikan.

“Listrik ini sangat penting untuk percepatan pemulihan. Kita tidak bisa berharap warga memulihkan kehidupannya tanpa pasokan energi yang memadai. Kita minta PLN bergerak cepat,” tegasnya.

Kunjungan kerja Gubernur Aceh ke Gayo Lues menjadi penegas komitmen pemerintah provinsi untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat terdampak. Kehadiran langsung kepala daerah ini diharapkan mampu mendorong percepatan berbagai upaya pemulihan, baik melalui intervensi kebijakan, maupun melalui kolaborasi antarsektor yang solid. Pemerintah Aceh menegaskan akan terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara bertahap hingga masyarakat benar-benar pulih dan bisa kembali hidup dengan lebih layak dan aman. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB