Terisolasi 26 Hari, Jalan Menuju Kecamatan Pining Mulai Dibuka Setelah TNI-Polri dan Pemda Tembus Medan Ekstrem

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:58 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Akses jalan menuju Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, akhirnya mulai terbuka setelah 26 hari terputus total akibat bencana banjir dan tanah longsor. Terputusnya jalur utama penghubung ini membuat ribuan warga terisolasi dari dunia luar, kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, dan lumpuhnya aktivitas ekonomi yang bergantung pada kelancaran mobilitas.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, bersama Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Dandim 0113/Gayo Lues, dan tim relawan Blutax, turun langsung ke lokasi bencana. Menggunakan kendaraan off-road, rombongan menembus medan berat demi menjangkau masyarakat yang terdampak dan meninjau upaya pembukaan kembali jalur transportasi.

Perjalanan menuju Kecamatan Pining bukan tanpa rintangan. Jalan licin, lumpur yang menebal, dan material longsor yang menutup jalur utama menjadi tantangan nyata. Di sejumlah titik, kendaraan tak dapat melintas dan harus menunggu alat berat membuka akses. Rombongan yang dipimpin langsung Kapolres Gayo Lues tersebut mengawal penuh proses pembersihan dan pembukaan akses jalan demi memastikan jalur dapat segera difungsikan kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari kedua perjalanan, rombongan disambut pemandangan yang menggugah hati. Sejumlah warga terlihat berjalan kaki sambil memikul hasil bumi mereka, terutama durian, menuju pusat kota Blangkejeren. Aktivitas itu terpaksa dilakukan karena tak ada akses kendaraan sejak bencana menerjang hampir sebulan lalu. Melihat kondisi tersebut, para pejabat yang tergabung dalam rombongan memutuskan membeli seluruh hasil panen warga dan sekaligus menyalurkan bantuan sembako untuk sedikit meringankan beban masyarakat.

Perjalanan yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut juga memberi kesan tersendiri. Rombongan bermalam di dua lokasi, yaitu Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime, untuk menyesuaikan dengan kondisi medan dan waktu tempuh. Pada hari ketiga, rombongan akhirnya tiba di Kecamatan Pining dan langsung disambut haru oleh warga yang selama ini terisolasi. Kehadiran aparat TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah menjadi penanda bahwa bantuan dan perhatian kembali menjangkau desa mereka.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menjelaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan misi kemanusiaan, bukan hanya tugas penegakan hukum semata.

“Polri hadir tidak hanya dalam fungsi keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari misi kemanusiaan. Apa yang dilakukan oleh Kapolres Gayo Lues bersama TNI dan pemerintah daerah mencerminkan komitmen negara untuk tidak membiarkan masyarakat merasa sendirian, meskipun mereka tinggal di wilayah yang sulit dijangkau,” ujarnya dalam keterangan terpisah.

Ia menambahkan bahwa sinergi antar institusi menjadi kunci utama dalam menangani dampak bencana yang melanda daerah-daerah terpencil. Kolaborasi lintas lembaga diyakini mampu mempercepat pemulihan sekaligus menumbuhkan kembali rasa percaya masyarakat terhadap negara.

“Kepedulian, respons cepat, dan kehadiran langsung di tengah masyarakat adalah wujud pelayanan nyata. Ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis, cepat tanggap, dan menjawab kebutuhan riil warga,” lanjutnya.

Akses yang berhasil dibuka secara bertahap ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Pining. Selain memperlancar arus distribusi bantuan dan barang kebutuhan pokok, dibukanya kembali jalur transportasi ini juga menjadi titik tolak pemulihan aktivitas ekonomi yang sempat terhenti. Kehadiran pimpinan daerah bersama aparat keamanan dinilai membawa kelegaan bagi warga yang selama berhari-hari hidup dalam keterbatasan tanpa kepastian.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian penanganan yang lebih terstruktur, termasuk perbaikan infrastruktur permanen dan pemulihan ekonomi lokal. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus melakukan koordinasi agar penanganan pascabencana dapat dikelola secara cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat yang terdampak.

Sebagai salah satu kecamatan yang berada di wilayah pegunungan dan sulit dijangkau, Pining menjadi representasi pergulatan masyarakat pedalaman terhadap risiko geologis seperti banjir bandang dan longsor. Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara tidak hanya dituntut lewat bantuan logistik, tetapi juga melalui ketegasan dan keberanian para pemangku kepentingan untuk hadir langsung, berjalan di medan berat, dan mendengar langsung aspirasi warganya. (*)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:38 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Nagan Raya Coffee Morning Bersama Advokat dan Pengacara

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:34 WIB

Satlantas Polres Nagan Raya Gencar Tertibkan Knalpot Brong, Libatkan Peran Orang Tua dan Aparat Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:25 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Tahan Sopir Air Kemasan Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp89 Juta

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:12 WIB

Zainal Abidin Kades Keude Linteung Buka Secara Resmi Musrenbang Desa tahun 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Jangan Hanya Butuh Saat Pencitraan Saja : YARA Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Wartawan Yang Korban Banjir

Senin, 19 Januari 2026 - 20:45 WIB

Wilmar dan Luka Agraria: Saat Negara Membiarkan Rakyat Terpinggirkan

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:31 WIB

Sambut Isra Mikraj 1447 H, Pemkab Nagan Raya Gelar Tausiah di Masjid Giok

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:23 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot

Berita Terbaru