GAYO LUES | Baranewsaceh.co – Menjawab kekhawatiran publik atas isu keselamatan kerja dan kondisi infrastruktur cerobong boiler, PT Kencana Hijau Binalestari (PT KHBL) menyampaikan klarifikasi resmi dalam bentuk dokumentasi visual. Klarifikasi ini menjadi respons atas isu yang mencuat di masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan terhadap prinsip keselamatan kerja, regulasi teknis, dan keterbukaan informasi.
Dokumen klarifikasi yang diterima redaksi berisi sejumlah dokumentasi lapangan berupa foto-foto kondisi aktual tangga cerobong boiler—fasilitas vital dalam operasional perusahaan. Meski naskah surat tertulis tidak dilampirkan, dokumentasi teknis yang disampaikan perusahaan mencerminkan sikap terbuka dan tanggap terhadap sorotan publik.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dokumentasi klarifikasi tersebut, PT KHBL menyertakan tiga foto utama yang diberi keterangan: Foto 1. Tangga cerobong boiler 1, Foto 2. Tangga cerobong boiler 2, dan Foto 3. Tangga cerobong boiler 3. Ketiga foto menampilkan struktur tangga cerobong dari berbagai sisi. Secara visual, tangga tampak kokoh, tersusun dari material logam, dilengkapi dengan pelindung samping dan rel pengaman tegak lurus di bagian tengah. Tangga juga menjulang tinggi hingga ke puncak cerobong, tanpa tampak adanya kerusakan serius atau keausan struktural yang signifikan.
Dokumentasi ini merupakan bentuk jawaban teknis terhadap dugaan adanya kerusakan atau potensi bahaya pada tangga cerobong, seperti yang sempat beredar dalam perbincangan publik. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci waktu pengambilan gambar maupun teknisi yang bertanggung jawab, keberadaan dokumentasi tersebut menunjukkan adanya kesungguhan dari perusahaan dalam menanggapi isu secara faktual.
Selain tiga foto utama, turut disertakan juga foto-foto tambahan yang memperlihatkan bagian lain dari struktur cerobong dan area sekitar. Foto-foto ini termuat dalam rangkaian dokumentasi lapangan yang oleh PT KHBL disebut sebagai bagian dari laporan tanggung jawab teknis perusahaan.
Site Manager PT KHBL, Beben Suhartono, menegaskan bahwa klarifikasi ini merupakan wujud transparansi perusahaan sekaligus komitmen terhadap standar keselamatan kerja yang diatur oleh pemerintah. “Kami telah menyampaikan dokumentasi kondisi cerobong boiler untuk menjawab kekhawatiran dan isu yang berkembang. Berdasarkan pengamatan visual dan inspeksi internal, tangga cerobong dalam keadaan baik dan aman digunakan. Kami secara rutin melakukan pemeriksaan berkala,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (24/6/2025).
Beben juga menyampaikan bahwa PT KHBL berpegang pada regulasi teknis, termasuk Permenaker Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pesawat Uap dan Bejana Tekan. Pemeriksaan terhadap sarana kerja berisiko tinggi, seperti cerobong boiler, merupakan kewajiban rutin perusahaan dan menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi kecelakaan kerja.
Pihak perusahaan, lanjut Beben, juga terbuka apabila diperlukan verifikasi lanjutan dari instansi teknis terkait atau lembaga pengawas eksternal. “Kami siap bila dibutuhkan audit tambahan. Kami juga tidak menutup diri untuk menerima masukan dari masyarakat ataupun pihak pemerintah. Prinsip kami adalah menjaga keselamatan, kepercayaan, dan integritas,” tegasnya.
(RED)








































