slot preparation.lsrs.lu

Presiden Prabowo Sampaikan Komitmen Penguatan Kerja Sama Ekonomi dengan Rusia di Forum Ekonomi Timur Vladivostok

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 13:03 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWS | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University, Vladivostok, pada Kamis, 3 September 2026. Forum ekonomi tahunan bertema “The Far East: Development for the Benefit of the People” ini berlangsung sejak 1 hingga 4 September dan mempertemukan pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, serta para ahli dari Rusia dan berbagai negara lain.

Presiden Putin membuka jalannya forum dengan menyoroti pertumbuhan signifikan kawasan Asia-Pasifik dan menegaskan peranan Rusia sebagai mitra utama investasi dan perdagangan di wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembangunan di Timur Jauh menjadi agenda strategis bagi Rusia, tidak hanya dalam hal ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Presiden Putin sendiri menekankan kerja sama yang dijalankan negaranya selalu didasari prinsip kesetaraan dan integrasi regional.

Sebagai tamu kehormatan utama, Presiden Prabowo kemudian menyampaikan pidato di hadapan para peserta forum tingkat internasional tersebut. Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Rusia. Ia menegaskan bahwa kunjungannya ke Vladivostok merupakan yang kedua sepanjang tahun ini, mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mempererat hubungan bilateral. Presiden Prabowo juga membuka peluang agar hubungan erat ini dapat berlanjut dengan kunjungan delegasi Rusia ke Indonesia di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Presiden Prabowo menyoroti posisi strategis Indonesia yang berada di antara Samudra Hindia dan Pasifik, yang memberikan peluang besar untuk membangun kemitraan lebih kuat dengan Rusia Timur Jauh dan kawasan Eurasian Economic Union. Ia menjelaskan bahwa kedua negara memiliki wilayah yang luas, dengan sejumlah tantangan geografis tersendiri. Namun, menurut Presiden Prabowo, bentangan Samudra Pasifik justru harus dilihat sebagai jembatan penghubung, bukan sebagai batas atau pemisah.

Presiden Prabowo menyampaikan pesan penting bahwa konektivitas maritim dan kerja sama ekonomi di kawasan Pasifik harus dimanfaatkan untuk memperluas jaringan perdagangan dan investasi, bukan sekadar mempertebal jarak. Dengan pendekatan ini, Indonesia ingin memastikan kemitraan yang erat dengan Rusia dan berbagai mitra di kawasan Eurasia dapat menghasilkan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Forum Ekonomi Timur ke-11 juga dihadiri oleh sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi dari berbagai negara. Selain Presiden Prabowo dan Presiden Putin, forum turut menghadirkan Perdana Menteri Mongolia, Wakil Presiden Myanmar, serta Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, yang memberikan perspektif mereka mengenai pembangunan dan kerja sama regional di kawasan Asia-Pasifik.

Melalui keikutsertaan dalam forum berskala internasional ini, Indonesia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat peran aktif dalam membangun konektivitas ekonomi lintas kawasan, serta mendorong terciptanya struktur kerja sama yang inklusif dan saling menguntungkan dengan berbagai negara di Asia Pasifik dan Eurasia. (*)

Berita Terkait

Rumor Kematian Kim Jong Un Terbantahkan Lewat Kemunculan ke Publik
Demo Biaya Hidup di Prancis Berujung Ricuh, Ribuan Ditangkap dan Ratusan Polisi Terluka
Malaysia Desak Isu Kabut Asap Lintas Negara Jadi Agenda Serius di ASEAN
Singapura Layangkan Notifikasi Hukum, Pemerintah Indonesia Fokus Penanganan Karhutla di Lapangan
Ditegur Singapura, Negara Kalah Tegas: Tujuh Korporasi Indonesia Diancam Denda Akibat Ekspor Kabut Asap
Singapura Layangkan Surat kepada Tujuh Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap Lintas Batas
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes Diplomatik Soal Kabut Asap, Modal Perusahaan Malaysia di Indonesia Ikut Disorot
Karhutla Besar Landa Sumatera dan Kalimantan, Kabut Asap Tebal Selimuti Malaysia dan Singapura

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru