slot preparation.lsrs.lu

Pos Polisi Terangun Rusak Parah Dihantam Arus Deras, Pelayanan Pindah ke Kantor Camat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:17 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Arus air deras yang melanda kawasan Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Selasa (6/1/2026), mengakibatkan kerusakan parah pada Pos Polisi Terangun. Bangunan yang terletak di Desa Terangun itu kehilangan sebagian besar strukturnya akibat terkikis dan terseret arus kuat, sementara halaman kantor kini sudah tidak tampak lagi karena telah berubah menjadi aliran sungai. Kondisi ini menambah deretan dampak bencana alam yang melanda kawasan perbukitan di ujung timur wilayah Gayo Lues tersebut.

Dari pantauan di lapangan usai kejadian, terlihat hampir 70 persen bagian bangunan pos polisi telah hilang, menyisakan sebagian kecil struktur yang nyaris tak bisa lagi difungsikan untuk pelayanan kepolisian. Arus air yang menghantam dengan deras mengikis fondasi bangunan secara perlahan sejak malam hari, dan pada pagi harinya, separuh dari pos tersebut telah hanyut terseret banjir bandang.

Pos Polisi Terangun dikenal sebagai sektor penting dalam sistem pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah barat Gayo Lues karena letaknya yang berada di perbatasan kabupaten. Pos ini memegang peran vital dalam penanganan laporan warga, pengawasan wilayah perbatasan, serta respons cepat terhadap kejadian-kejadian penting di kawasan yang cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten maupun markas kepolisian resor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan fasilitas tersebut secara langsung berdampak pada efektivitas pelayanan kepolisian di Kecamatan Tripe Jaya. Meski dalam kondisi darurat, petugas tetap berada di kawasan tersebut untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap pelayanan publik yang bersifat mendesak. Laporan kehilangan, gangguan keamanan, serta keperluan administratif dasar lainnya tetap diterima sementara waktu melalui posko tanggap bencana yang telah dibentuk di wilayah kecamatan.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi bangunan, menegaskan bahwa pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh terhenti. Dalam upaya menjaga kelancaran pelayanan, Kapolres telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan memutuskan untuk memindahkan sementara aktivitas Pos Polisi Terangun ke kantor Kecamatan Tripe Jaya yang berada di kawasan Desa Rebe.

Dalam pernyataannya, Hyrowo menegaskan bahwa pemindahan ini bersifat sementara namun mendesak, agar masyarakat tetap mendapat akses terhadap layanan kepolisian. Ia menyampaikan bahwa kondisi bangunan lama sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati atau diperbaiki karena posisinya yang kini berada di atas aliran sungai. Oleh sebab itu, rencana relokasi permanen ke lokasi yang lebih aman akan segera dibicarakan lebih lanjut antara Polres Gayo Lues dan pemerintah kabupaten setempat.

Wilayah Tripe Jaya memang dikenal rawan bencana hidrometeorologis, mengingat kontur geografis yang didominasi area perbukitan dan alur sungai kecil yang rawan meluap saat curah hujan tinggi. Beberapa daerah di sekitarnya kerap mengalami longsor maupun banjir bandang saat musim hujan tiba. Hal ini menjadikan infrastruktur pelayanan publik, termasuk pos polisi, berada dalam ancaman yang terus berlangsung bila tidak segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan strategis.

Meski sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dampaknya terhadap pelayanan publik dan pergerakan aparat di lapangan cukup signifikan. Dalam jangka pendek, pihak kepolisian akan berfokus pada normalisasi pelayanan dasar, sementara dalam jangka menengah hingga panjang, proses pembangunan pos baru akan disiapkan dengan memperhatikan aspek mitigasi bencana serta stabilitas tanah di lokasi baru yang direncanakan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai atau area rawan longsor. Aparat di Kecamatan Tripe Jaya tetap akan bersiaga di lokasi sepanjang waktu sebagai bagian dari upaya tanggap darurat sekaligus menjaga keamanan masyarakat pasca bencana.

Sambil menunggu proses pembangunan pos pengganti, Kapolres menekankan bahwa kolaborasi aktif antara polisi dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan secara optimal meskipun dalam keterbatasan. Usulan relokasi permanen ke titik yang lebih aman akan segera didorong untuk direalisasikan, agar keberadaan pos polisi di wilayah ini tetap menjadi benteng layanan keamanan dan kenyamanan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB