slot preparation.lsrs.lu

Polsek Kutapanjang dan Pospol Blangjerango Salurkan Bantuan Darurat ke Korban Banjir di Perbatasan Tetingi-Ketukah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:05 WIB

50774 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 3 Desember 2025 – Upaya penanganan pascabanjir di Kecamatan Blangjerango terus digencarkan aparat Kepolisian. Pada Minggu, 30 November 2025, pukul 14.30 WIB, personel Polsek Kutapanjang bersama Pospol Blangjerango melakukan pengecekan kondisi pengungsi dan menyalurkan bantuan darurat di Posko Pengungsian yang berada di perbatasan Desa Tetingi dan Ketukah, Kabupaten Gayo Lues.

Kegiatan ini dipimpin oleh Waka Polsek Kutapanjang Aiptu Hasanuddin dan Kapospol Blangjerango Aiptu Zen Herman. Keduanya turun langsung meninjau kondisi warga yang terdampak banjir besar yang melanda Kampung Tetingi dan Remukut pada Rabu, 26 November 2025.

Sebagai bentuk kepedulian, personel gabungan menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari masyarakat Blangjerango serta sembako berupa mi instan. Selain itu, Polres Gayo Lues juga mendirikan tenda darurat untuk menambah kapasitas penampungan para pengungsi yang sebelumnya kekurangan fasilitas tidur dan berlindung. Pendirian tenda dilakukan untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat yang lebih layak sementara menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Waka Polsek Kutapanjang Aiptu Hasanuddin, menegaskan bahwa Polres Gayo Lues akan terus hadir membantu masyarakat di tengah kondisi darurat.
“Polri berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi warga. Pendirian tenda darurat dan penyaluran bantuan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi,” ujar Aiptu Hasanuddin menyampaikan arahan Kapolres.

Meski demikian, para pengungsi masih menghadapi sejumlah persoalan yang cukup mendesak. Mereka mengeluhkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang dinilai lambat tiba di lokasi. Sulitnya akses menuju posko pengungsian diduga menjadi salah satu penyebab keterlambatan tersebut.

Kondisi Pengungsi Saat Ini:

Jumlah pengungsi: 63 KK

Keluhan utama:

Bahan makanan pokok mulai habis

Tenda pengungsian masih kurang sebelum ditambah oleh Polres

Obat-obatan sementara tersedia dari Kapus Blangjerango

Kendala masyarakat: Beberapa rumah warga hanyut dan mengalami kerusakan berat

Menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut, personel Polsek Kutapanjang dan Pospol Blangjerango mengajak masyarakat Kampung Ketukah memberikan bantuan tambahan berupa sumbangan beras untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Aiptu Hasanuddin kembali menegaskan arahan Kapolres bahwa jajaran Polres Gayo Lues akan terus berada di tengah masyarakat hingga kondisi pulih.
“Kapolres menekankan agar seluruh jajaran bergerak cepat, tanggap, dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Kami berharap bantuan logistik dan tenda tambahan segera dikirimkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Dengan masih terbatasnya ketersediaan bantuan, masyarakat berharap pemerintah dapat segera mempercepat penyaluran bantuan agar kebutuhan dasar para pengungsi di Tetingi dan Remukut terpenuhi secara optimal.

Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB