Blangkejeren, 3 Desember 2025 – Upaya penanganan pascabanjir di Kecamatan Blangjerango terus digencarkan aparat Kepolisian. Pada Minggu, 30 November 2025, pukul 14.30 WIB, personel Polsek Kutapanjang bersama Pospol Blangjerango melakukan pengecekan kondisi pengungsi dan menyalurkan bantuan darurat di Posko Pengungsian yang berada di perbatasan Desa Tetingi dan Ketukah, Kabupaten Gayo Lues.
Kegiatan ini dipimpin oleh Waka Polsek Kutapanjang Aiptu Hasanuddin dan Kapospol Blangjerango Aiptu Zen Herman. Keduanya turun langsung meninjau kondisi warga yang terdampak banjir besar yang melanda Kampung Tetingi dan Remukut pada Rabu, 26 November 2025.
Sebagai bentuk kepedulian, personel gabungan menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari masyarakat Blangjerango serta sembako berupa mi instan. Selain itu, Polres Gayo Lues juga mendirikan tenda darurat untuk menambah kapasitas penampungan para pengungsi yang sebelumnya kekurangan fasilitas tidur dan berlindung. Pendirian tenda dilakukan untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat yang lebih layak sementara menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan ini, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Waka Polsek Kutapanjang Aiptu Hasanuddin, menegaskan bahwa Polres Gayo Lues akan terus hadir membantu masyarakat di tengah kondisi darurat.
“Polri berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi warga. Pendirian tenda darurat dan penyaluran bantuan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi,” ujar Aiptu Hasanuddin menyampaikan arahan Kapolres.
Meski demikian, para pengungsi masih menghadapi sejumlah persoalan yang cukup mendesak. Mereka mengeluhkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang dinilai lambat tiba di lokasi. Sulitnya akses menuju posko pengungsian diduga menjadi salah satu penyebab keterlambatan tersebut.
Kondisi Pengungsi Saat Ini:
Jumlah pengungsi: 63 KK
Keluhan utama:
Bahan makanan pokok mulai habis
Tenda pengungsian masih kurang sebelum ditambah oleh Polres
Obat-obatan sementara tersedia dari Kapus Blangjerango
Kendala masyarakat: Beberapa rumah warga hanyut dan mengalami kerusakan berat
Menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut, personel Polsek Kutapanjang dan Pospol Blangjerango mengajak masyarakat Kampung Ketukah memberikan bantuan tambahan berupa sumbangan beras untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.
Aiptu Hasanuddin kembali menegaskan arahan Kapolres bahwa jajaran Polres Gayo Lues akan terus berada di tengah masyarakat hingga kondisi pulih.
“Kapolres menekankan agar seluruh jajaran bergerak cepat, tanggap, dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Kami berharap bantuan logistik dan tenda tambahan segera dikirimkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan masih terbatasnya ketersediaan bantuan, masyarakat berharap pemerintah dapat segera mempercepat penyaluran bantuan agar kebutuhan dasar para pengungsi di Tetingi dan Remukut terpenuhi secara optimal.
Humas Polres Gayo Lues







































