Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke Gayo Lues Tetap Berjalan di Tengah Tantangan Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 02:18 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 19 Desember 2025 — PT Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, meskipun menghadapi berbagai tantangan berat akibat kerusakan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Pengiriman BBM ke Gayo Lues kini menjadi salah satu prioritas utama, menyusul keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar di tingkat pengecer. Kondisi geografis yang terisolasi serta jalur distribusi yang terdampak bencana menjadi kendala dalam pengiriman rutin.

Area Manager Communication & Relations PT Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampow**, menyampaikan bahwa saat ini akses jalan menuju Gayo Lues hanya dapat dilalui melalui jalur darat dari arah Meulaboh. Namun, kondisi jalur tersebut rusak parah, mulai dari ruas jalan berlumpur, jembatan putus, hingga titik longsor yang belum sepenuhnya tertangani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu tempuh pengiriman bisa mencapai **dua hari**, karena kendaraan harus memutar dan menghadapi medan sulit. Mobil tangki berkapasitas besar belum dapat masuk ke wilayah Gayo Lues karena keterbatasan kondisi jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025).

Sebagai upaya tanggap darurat untuk mempertahankan suplai energi, Pertamina menerapkan skema distribusi alternatif dengan menggunakan kendaraan berukuran kecil seperti **light truck** yang membawa **Intermediate Bulk Container (IBC)** berkapasitas 1 kiloliter per unit.

Menurut Fahrougi, skema ini memungkinkan pasokan BBM tetap berjalan setiap hari, meskipun jumlahnya terbatas dan belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. “Distribusi dilakukan secara bertahap, dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel dan keandalan sistem pengiriman,” tambahnya.

Dalam jangka pendek, Pertamina juga sedang menyiapkan **penambahan armada mobil tangki kecil berkapasitas lima kiloliter,** disesuaikan dengan kondisi jalan dan kontur wilayah perbukitan di Gayo Lues. Langkah teknis ini diharapkan dapat meningkatkan volume distribusi dan memperpendek waktu pengiriman.

Selain itu, **SPBU hub** atau **kantong pasokan sementara** juga dipersiapkan di Jalur Lintas Barat Provinsi Aceh. Kehadiran SPBU hub tersebut bertujuan untuk mempercepat proses distribusi, memungkinkan pengisian ulang kendaraan pengangkut BBM dari titik yang lebih dekat, khususnya selama masa darurat.

Pertamina juga menyampaikan permohonan pengertian kepada masyarakat di wilayah terdampak, mengingat proses penyaluran BBM tidak bisa dilakukan dengan cara normal seperti hari-hari biasa. “Kami memahami kondisi masyarakat yang kesulitan, dan seluruh upaya ini kami lakukan agar pasokan BBM tetap berjalan meskipun terbatas,” ujar Fahrougi.

Pascabencana, Gayo Lues menjadi salah satu daerah yang mengalami kendala logistik cukup besar, termasuk untuk distribusi energi. Pasokan BBM sempat terganggu akibat akses jalur utama yang tertimpa longsor dan rusaknya sejumlah fasilitas jalan penghubung. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya harga BBM eceran yang sempat mencapai Rp25.000 hingga Rp40.000 per liter di beberapa kawasan.

Upaya pemulihan jalur distribusi saat ini masih terus berlangsung, sementara pemerintah daerah bersama Pertamina berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan energi dasar masyarakat tetap terpenuhi. Dengan adanya intervensi skema distribusi darurat dari Pertamina, warga berharap pasokan BBM semakin stabil dan harga bisa kembali mendekati normal dalam waktu dekat. (Red)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB