Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke Gayo Lues Tetap Berjalan di Tengah Tantangan Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 02:18 WIB

50421 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 19 Desember 2025 — PT Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, meskipun menghadapi berbagai tantangan berat akibat kerusakan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Pengiriman BBM ke Gayo Lues kini menjadi salah satu prioritas utama, menyusul keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar di tingkat pengecer. Kondisi geografis yang terisolasi serta jalur distribusi yang terdampak bencana menjadi kendala dalam pengiriman rutin.

Area Manager Communication & Relations PT Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampow**, menyampaikan bahwa saat ini akses jalan menuju Gayo Lues hanya dapat dilalui melalui jalur darat dari arah Meulaboh. Namun, kondisi jalur tersebut rusak parah, mulai dari ruas jalan berlumpur, jembatan putus, hingga titik longsor yang belum sepenuhnya tertangani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu tempuh pengiriman bisa mencapai **dua hari**, karena kendaraan harus memutar dan menghadapi medan sulit. Mobil tangki berkapasitas besar belum dapat masuk ke wilayah Gayo Lues karena keterbatasan kondisi jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025).

Sebagai upaya tanggap darurat untuk mempertahankan suplai energi, Pertamina menerapkan skema distribusi alternatif dengan menggunakan kendaraan berukuran kecil seperti **light truck** yang membawa **Intermediate Bulk Container (IBC)** berkapasitas 1 kiloliter per unit.

Menurut Fahrougi, skema ini memungkinkan pasokan BBM tetap berjalan setiap hari, meskipun jumlahnya terbatas dan belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. “Distribusi dilakukan secara bertahap, dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel dan keandalan sistem pengiriman,” tambahnya.

Dalam jangka pendek, Pertamina juga sedang menyiapkan **penambahan armada mobil tangki kecil berkapasitas lima kiloliter,** disesuaikan dengan kondisi jalan dan kontur wilayah perbukitan di Gayo Lues. Langkah teknis ini diharapkan dapat meningkatkan volume distribusi dan memperpendek waktu pengiriman.

Selain itu, **SPBU hub** atau **kantong pasokan sementara** juga dipersiapkan di Jalur Lintas Barat Provinsi Aceh. Kehadiran SPBU hub tersebut bertujuan untuk mempercepat proses distribusi, memungkinkan pengisian ulang kendaraan pengangkut BBM dari titik yang lebih dekat, khususnya selama masa darurat.

Pertamina juga menyampaikan permohonan pengertian kepada masyarakat di wilayah terdampak, mengingat proses penyaluran BBM tidak bisa dilakukan dengan cara normal seperti hari-hari biasa. “Kami memahami kondisi masyarakat yang kesulitan, dan seluruh upaya ini kami lakukan agar pasokan BBM tetap berjalan meskipun terbatas,” ujar Fahrougi.

Pascabencana, Gayo Lues menjadi salah satu daerah yang mengalami kendala logistik cukup besar, termasuk untuk distribusi energi. Pasokan BBM sempat terganggu akibat akses jalur utama yang tertimpa longsor dan rusaknya sejumlah fasilitas jalan penghubung. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya harga BBM eceran yang sempat mencapai Rp25.000 hingga Rp40.000 per liter di beberapa kawasan.

Upaya pemulihan jalur distribusi saat ini masih terus berlangsung, sementara pemerintah daerah bersama Pertamina berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan energi dasar masyarakat tetap terpenuhi. Dengan adanya intervensi skema distribusi darurat dari Pertamina, warga berharap pasokan BBM semakin stabil dan harga bisa kembali mendekati normal dalam waktu dekat. (Red)

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Laboratorium Komputer SD Muara Situlen Agara Beralih Fungsi jadi Gudang Proyek Revitalisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Jun 2026 - 11:35 WIB