Pemulihan Pascabencana Gayo Lues Dipercepat, Pemerintah Pantau Langsung di Lapangan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 02:37 WIB

50493 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau posko pengungsian di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (17/12/2025). Posko utama berada di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Kampung Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, yang menjadi titik penampungan warga terdampak banjir bandang dan longsor.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana. Setibanya di lokasi, Wapres langsung melihat kondisi pengungsian dan mengecek kesiapan fasilitas yang tersedia.

Di antaranya, ia meninjau ruang hunian sementara, dapur umum, dan posko kesehatan. Wapres juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pengungsi, mendengarkan aspirasi, serta mencatat kebutuhan-kebutuhan yang masih belum terpenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri PUPR, juga teman-teman dari Pertamina dan PLN hadir di sini, memastikan semuanya berjalan. Listrik, BBM, dan layanan dasar kita percepat pemulihannya,” ujar Wapres di hadapan para pengungsi.

Wapres menyebut kehadiran pemerintah pusat di lapangan merupakan wujud dari komitmen serius sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, agar seluruh elemen negara bergerak cepat membantu masyarakat. Ia memastikan bahwa rumah-rumah warga yang rusak akan dibangun kembali secara bertahap, dengan lokasi yang direncanakan bersama pemerintah daerah.

“Yang penting aman dan tidak lagi berada di kawasan rawan bencana. Nah, nanti lokasi hunian tetap akan kita putuskan bersama pemerintah daerah setempat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wapres memberi perhatian khusus terhadap kelompok rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, menyusui, anak-anak, hingga balita. Ia meminta semua pihak yang menangani pengungsian untuk memastikan makanan cukup, akses kesehatan tersedia, dan keselamatan warga terjamin.

“Saya titip betul untuk kelompok rentan ini. Jangan sampai ada balita yang kekurangan gizi, ibu hamil tanpa pantauan medis, atau lansia yang tidak mendapatkan tempat layak. Makan tiga kali sehari harus pastikan tersedia. Kesehatan juga prioritas,” tegasnya.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah pengungsi mengutarakan soal lemahnya sinyal telekomunikasi di lokasi pengungsian. Menanggapi hal itu, Wapres mengatakan bahwa pemerintah akan segera menyediakan sarana pendukung konektivitas digital yang memadai, termasuk penggunaan jaringan satelit.

“Internet akan kami percepat. Kita siapkan Starlink agar bisa segera digunakan. Jadi sinyal, listrik, BBM, semuanya akan kita dorong agar cepat pulih,” katanya.

Menutup agenda kunjungan, Gibran menegaskan bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen termasuk TNI-Polri akan memastikan pemulihan berjalan cepat dan merata.

“Kami di sini untuk menemani Bapak dan Ibu semua. Silakan sampaikan langsung jika ada kekurangan, dan kami akan tindak lanjuti. Saya pun minta kepala daerah terus turun ke lapangan, temui warga, dengarkan langsung apa yang mereka butuhkan,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Wapres. Menurutnya, kehadiran Gibran di tengah masyarakat menjadi penguat semangat menghadapi masa pemulihan.

“Alhamdulillah, kehadiran Bapak Wapres memberi kami semangat baru. Ini bukti bahwa Gayo Lues tidak sendiri. Warga menyambut hangat dan berharap program pemulihan berjalan baik,” ujar Suhaidi. (Red)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru