Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana. Setibanya di lokasi, Wapres langsung melihat kondisi pengungsian dan mengecek kesiapan fasilitas yang tersedia.
Di antaranya, ia meninjau ruang hunian sementara, dapur umum, dan posko kesehatan. Wapres juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pengungsi, mendengarkan aspirasi, serta mencatat kebutuhan-kebutuhan yang masih belum terpenuhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya bersama Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri PUPR, juga teman-teman dari Pertamina dan PLN hadir di sini, memastikan semuanya berjalan. Listrik, BBM, dan layanan dasar kita percepat pemulihannya,” ujar Wapres di hadapan para pengungsi.
Wapres menyebut kehadiran pemerintah pusat di lapangan merupakan wujud dari komitmen serius sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, agar seluruh elemen negara bergerak cepat membantu masyarakat. Ia memastikan bahwa rumah-rumah warga yang rusak akan dibangun kembali secara bertahap, dengan lokasi yang direncanakan bersama pemerintah daerah.
“Yang penting aman dan tidak lagi berada di kawasan rawan bencana. Nah, nanti lokasi hunian tetap akan kita putuskan bersama pemerintah daerah setempat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Wapres memberi perhatian khusus terhadap kelompok rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, menyusui, anak-anak, hingga balita. Ia meminta semua pihak yang menangani pengungsian untuk memastikan makanan cukup, akses kesehatan tersedia, dan keselamatan warga terjamin.
“Saya titip betul untuk kelompok rentan ini. Jangan sampai ada balita yang kekurangan gizi, ibu hamil tanpa pantauan medis, atau lansia yang tidak mendapatkan tempat layak. Makan tiga kali sehari harus pastikan tersedia. Kesehatan juga prioritas,” tegasnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah pengungsi mengutarakan soal lemahnya sinyal telekomunikasi di lokasi pengungsian. Menanggapi hal itu, Wapres mengatakan bahwa pemerintah akan segera menyediakan sarana pendukung konektivitas digital yang memadai, termasuk penggunaan jaringan satelit.
“Internet akan kami percepat. Kita siapkan Starlink agar bisa segera digunakan. Jadi sinyal, listrik, BBM, semuanya akan kita dorong agar cepat pulih,” katanya.
Menutup agenda kunjungan, Gibran menegaskan bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen termasuk TNI-Polri akan memastikan pemulihan berjalan cepat dan merata.
“Kami di sini untuk menemani Bapak dan Ibu semua. Silakan sampaikan langsung jika ada kekurangan, dan kami akan tindak lanjuti. Saya pun minta kepala daerah terus turun ke lapangan, temui warga, dengarkan langsung apa yang mereka butuhkan,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Wapres. Menurutnya, kehadiran Gibran di tengah masyarakat menjadi penguat semangat menghadapi masa pemulihan.
“Alhamdulillah, kehadiran Bapak Wapres memberi kami semangat baru. Ini bukti bahwa Gayo Lues tidak sendiri. Warga menyambut hangat dan berharap program pemulihan berjalan baik,” ujar Suhaidi. (Red)






































