slot preparation.lsrs.lu

Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:48 WIB

50367 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut untuk meninjau secara langsung kondisi daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi, serta mengevaluasi langkah-langkah penanganan darurat yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah.

Rombongan Kemendagri disambut oleh Bupati Gayo Lues beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan perangkat daerah terkait. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam menghadapi dampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejak akhir 2025 lalu.

Peninjauan lapangan dilakukan di sejumlah titik terdampak,pada Minggu 11 Januari 2026 seperti areal pertanian warga yang rusak parah, permukiman yang terkena aliran lumpur, dan jembatan yang putus akibat derasnya aliran banjir. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jembatan Aih Bobo di Desa Rigeb, yang merupakan akses vital penghubung antarwilayah. Hingga kini, jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua melalui jalur darurat buatan warga bersama TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat koordinasi yang digelar setelah peninjauan lapangan, Kemendagri menyampaikan bahwa seluruh proses bantuan dan pemulihan harus berbasis data yang akurat. Pemerintah pusat menekankan pentingnya percepatan dalam penyusunan dokumen kerusakan dan kebutuhan, agar proses rehabilitasi dan pembangunan kembali dapat segera dimulai secara terarah dan merata. Pemerintah daerah juga diminta memastikan bahwa warga terdampak mendapat bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mendesak, serta pendampingan yang memadai selama masa pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melaporkan bahwa masa tanggap darurat segera berakhir, dan perhatian kini difokuskan pada penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Dokumen tersebut akan menjadi dasar untuk mengakses bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat, termasuk untuk pengajuan pembangunan kembali empat jembatan permanen, pemulihan lahan pertanian, serta perbaikan infrastruktur dasar lainnya.

Kemendagri menyampaikan bahwa pemulihan di Gayo Lues akan menjadi bagian dari perhatian lintas kementerian, termasuk Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR, untuk mendukung sektor pertanian dan konektivitas wilayah. Sawah-sawah yang tertutup lumpur akan dibersihkan, lalu didukung dengan bantuan benih, pupuk, alat pertanian, dan perbaikan irigasi melalui skema optimalisasi lahan yang telah diprogramkan secara nasional.

Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk tidak membiarkan daerah terdampak menghadapi bencana secara sendiri-sendiri. Dengan sinergi lintas sektor dan kerja sama yang kuat antara pusat dan daerah, diharapkan proses pemulihan di Gayo Lues dapat berjalan cepat, efisien, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Pemkab Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat tidak hanya hadir selama masa darurat, melainkan berlanjut hingga tahap rekonstruksi tuntas. Selain infrastruktur dan pertanian, pemulihan ekonomi warga dan layanan publik juga menjadi fokus utama selama masa transisi menuju normalisasi.

Keterlibatan aktif semua pihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan daerah, serta membangun kembali ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa pembangunan pascabencana dilakukan secara berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB