Pemkab Gayo Lues Adakan Rapat Evaluasi Realisasi PAD, Guna Menunjang Perekonomian Kabupaten

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 00:11 WIB

50587 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 19 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus berupaya menggali berbagai potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi salah satu indikator kemandirian fiskal dan kekuatan ekonomi daerah. Dalam rangka memperkuat strategi tersebut, Pemkab menggelar rapat evaluasi terhadap realisasi PAD yang selama ini telah dihimpun oleh satuan kerja pengelola keuangan dan perangkat daerah pemungut PAD.

Rapat evaluasi ini berlangsung di Aula Badan Pengelolaan Keuangan Gayo Lues pada Kamis, 19 Juni 2025, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Sekretaris Daerah, kepala SKPK pengelola PAD, serta perwakilan dari instansi teknis lainnya.

Dalam paparannya, Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Gayo Lues, Deddy Ardian, memaparkan secara rinci mengenai berbagai sumber PAD yang telah memberikan kontribusi bagi kas daerah selama ini. Ia juga menjelaskan capaian realisasi hingga pertengahan tahun, serta target-target yang dibebankan kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang menjadi pemangku kepentingan dalam sektor pendapatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deddy juga menyinggung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, yang menurutnya menjadi faktor utama dalam menurunnya capaian PAD. Kendala tersebut meliputi lemahnya penertiban terhadap objek pajak dan retribusi, kurangnya kesadaran wajib pajak, hingga keterbatasan personel dalam melakukan penagihan dan pengawasan.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Gayo Lues, H. Jata, SE., MM menegaskan perlunya dibentuk tim khusus atau kelompok kerja (pokja) untuk menangani secara serius permasalahan pengelolaan dan peningkatan PAD. Menurutnya, langkah konkret harus segera diambil sebelum rapat lanjutan bersama Bupati dilakukan.

“Kalau memang mau, sebelum rapat dengan Bupati, sebaiknya dibentuk pokja khusus untuk menangani hal tersebut supaya cepat selesai. Laporkan kepada kami hasilnya nanti, bukan lagi masalah yang ada,” ujar Sekda dengan nada tegas.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, turut memberikan arahan langsung dalam rapat tersebut. Ia meminta agar Badan Pengelolaan Keuangan segera menjadwalkan pertemuan teknis bersama seluruh SKPK pemangku PAD guna merinci dan mengevaluasi pendapatan yang selama ini diterima oleh masing-masing sektor.

“Saya selalu sampaikan dan mendorong semua pihak, bagaimana caranya harus meningkatkan PAD kita,” ujar Bupati Suhaidi.

Ia juga mengingatkan bahwa tren Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gayo Lues menunjukkan kecenderungan penurunan setiap tahunnya. Hal ini, menurutnya, menjadi sinyal bahwa daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pusat dan harus mulai membelanjai kebutuhan rumah tangga pemerintahan secara mandiri.

“Jika hari ini kita tidak berpikir, maka akan menjadi masalah besar nantinya. Jika kita berpikir, ketika ada kendala maka akan ada solusi nantinya,” tambahnya.

Dalam penutup rapat, baik Bupati maupun Sekda memberikan sejumlah catatan strategis dan masukan untuk langkah-langkah perbaikan ke depan. Keduanya menekankan pentingnya sinergi antar-SKPK, optimalisasi potensi pendapatan yang belum tergarap, serta pendekatan yang lebih sistematis dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

Melalui evaluasi ini, Pemkab Gayo Lues berharap dapat membangun fondasi fiskal yang lebih kuat demi menunjang pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:28 WIB

Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:41 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:15 WIB

Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:11 WIB

Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026

Berita Terbaru