slot preparation.lsrs.lu

Pemkab dan BNNK Gayo Lues Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Lewat Program GDAD dan Geretek

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 03:22 WIB

50571 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, BARANEWS — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues menjalin sinergi untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui program Grand Design Alternative Development (GDAD) dan Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan (Geretek). Kolaborasi ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga sebagai strategi pengurangan penanaman dan peredaran ganja di wilayah dataran tinggi Gayo.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengatakan bahwa keberadaan program GDAD telah memberi dampak signifikan, terutama dalam mengalihkan para mantan petani ganja untuk beralih menanam komoditas legal seperti kopi.

“Saya yakin dan percaya, keberadaan GDAD di Kabupaten Gayo Lues cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat kita yang selama ini menanam ganja, mereka telah beralih menanam kopi atau komoditi lainnya,” ujar Bupati dalam sambutan di Aula Setdakab Gayo Lues, Selasa (7/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengisahkan pengalamannya saat mengikuti pemusnahan barang bukti narkoba beberapa waktu lalu di Mapolda Aceh. Dari total 1,3 ton ganja yang dimusnahkan, 1,2 ton di antaranya berasal dari Gayo Lues.

“Saya tidak bangga, masih ada program GDAD, tapi produknya masih seperti itu. Bayangkan kalau tidak ada GDAD, itu bisa sepuluh kali lipat ganja yang dihasilkan di Gayo Lues ini,” ungkapnya.

Melihat potensi besar komoditas kopi sebagai pengganti tanaman ilegal seperti ganja, Bupati menyebut pengembangan kebun kopi sebagai salah satu fokus utama kerja sama dengan BNNK. Gayo Lues diketahui memiliki sekitar 35.000 hektar lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana kita bisa menjadikan lahan tidur tadi menjadi kebun kopi semuanya. Ini langkah konkret kita untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Tak sekadar membuka kebun, Bupati juga mendorong kehadiran mitra usaha dan pelaku industri untuk mendukung pemasaran hasil panen kopi dari petani lokal.

“Dengan adanya mitra kita, mudah-mudahan bisa membawa Gayo Lues ini menjadi lebih baik secara ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, menjelaskan bahwa program GDAD kini telah memasuki tahap akhir. Selama pelaksanaannya, BNNK telah mengintegrasikan sejumlah pendekatan, mulai dari pembangunan ekonomi dan budaya, pengembangan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga konsep agrowisata.

“Saat ini, data kelompok tani GDAD yang sudah ada, kita kolaborasikan dengan data kelompok tani milik Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues. Ini untuk memperkuat basis pelaksanaan program,” kata Fauzul.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab dan BNNK Gayo Lues berharap transformasi pola tanam masyarakat setempat tidak hanya menekan produksi ganja, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan serta terwujudnya pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan yang berkelanjutan. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru