Pemerintah Dorong Gotong Royong dalam Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 03:59 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Pemerintah mendorong keterlibatan semua pihak dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Seruan tersebut disampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau langsung posko pengungsian di Balai Latihan Kerja (BLK) Kampung Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, Rabu, 18 Desember 2025.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor berjalan dengan baik. Wapres menyempatkan diri meninjau tenda pengungsi, berdialog langsung dengan warga, serta mengecek kondisi dapur umum dan pos fasilitas kesehatan.

Wapres menyampaikan bahwa kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci penting dalam menghadapi bencana. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, TNI-Polri, dan unsur masyarakat sipil harus diperkuat agar proses pemulihan berjalan cepat dan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanganan bencana seperti ini tidak bisa dilakukan sendirian. Semua harus bergerak bersama. Kita libatkan seluruh elemen, dan lakukan percepatan secara kolektif,” ujar Gibran kepada warga.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Pemerintah meminta perhatian lebih terhadap kebutuhan mereka selama tinggal di pengungsian.

“Saya titip betul kelompok rentan. Pastikan asupan makanannya terjaga, layanan kesehatannya baik, dan tempat tinggalnya layak. Ini prioritas,” tambahnya.

Wapres juga menanggapi keluhan warga terkait akses internet dan komunikasi yang masih terbatas di sejumlah lokasi. Ia memastikan pemerintah akan segera memperbaiki akses tersebut menggunakan sistem komunikasi satelit.

“Nanti akan kita pasangkan Starlink agar semua bisa kembali terhubung. Komunikasi penting untuk koordinasi dan layanan dasar,” tuturnya.

Terkait hunian tetap, Wapres mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk membantu membangun kembali rumah warga yang rusak. Namun, ia menekankan bahwa proses relokasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, agar masyarakat tidak lagi tinggal di wilayah rawan bencana.

“Kami akan bantu bangun kembali rumah. Tapi penting dipastikan bahwa lokasinya aman. Relokasi nanti dikoordinasikan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Wapres hadir bersama sejumlah pejabat kementerian dan perwakilan BUMN yakni Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri PUPR, serta pihak dari Pertamina dan PLN. Mereka memantau langsung penyediaan energi, infrastruktur dasar, serta jangkauan layanan logistik selama masa tanggap darurat.

Pemerintah pusat berharap proses pemulihan di Gayo Lues tidak hanya fokus pada penanganan infrastruktur, tetapi juga menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk ekonomi keluarga, pendidikan anak, dan ketahanan pangan lokal.

Dalam kunjungan itu, warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran pejabat pusat, serta berharap agar penyediaan bantuan dan dukungan pemerintah tidak berhenti di masa tanggap darurat, melainkan berlanjut hingga pemulihan tuntas. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat Gayo Lues hingga bisa benar-benar pulih dan bangkit dari dampak bencana. ***

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru