slot preparation.lsrs.lu

Pemerintah Bangun Ribuan Huntara untuk Korban Banjir Bandang di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:44 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, (10/01/2026) |  Pemerintah mulai membangun hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025 lalu. Dalam tahap awal, pembangunan huntara diprioritaskan bagi ribuan warga yang hingga kini masih tinggal di pengungsian akibat rumah mereka rusak ataupun hilang terbawa arus banjir.

Pembangunan huntara ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadan yang diprediksi jatuh pada awal Maret 2026. Pemerintah berharap, dengan selesainya proses pembangunan sesuai jadwal, warga terdampak sudah dapat menempati tempat tinggal yang layak dan lebih manusiawi dibandingkan kondisi darurat di tenda-tenda pengungsian saat ini. Selain sebagai tempat tinggal untuk sementara waktu, huntara juga diharapkan mampu menjadi ruang pemulihan psikologis bagi warga yang kehilangan harta benda bahkan anggota keluarga akibat bencana.

Pemerintah merencanakan pembangunan 3.051 unit hunian sementara yang akan tersebar di berbagai titik di Kabupaten Gayo Lues. Lokasi-lokasi hunian ini dipilih dengan pertimbangan strategis dan kemudahan akses, termasuk salah satunya di kawasan pertigaan antara Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Ali Kasim dan markas Batalyon 855 Raksasa Dharma. Pemilihan lokasi ini juga didasarkan pada faktor keamanan, stabilitas tanah, serta kedekatan dengan fasilitas layanan dasar seperti air bersih, listrik, dan layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, proses pembangunan baru memasuki tahap awal, ditandai dengan pembangunan satu unit rumah contoh di Desa Rigep, Kecamatan Dabun Gelang. Proyek rumah percontohan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dan desain untuk pembangunan ribuan unit lainnya di lokasi yang telah ditentukan. Pekerjaan konstruksi telah dimulai sejak tiga hari terakhir, dan ditargetkan satu unit rumah contoh dapat selesai dalam waktu singkat sebagai bentuk uji coba pengerjaan di lapangan.

Menurut pantauan di lokasi, setidaknya terdapat 20 titik pembangunan yang telah ditetapkan sebagai lokasi huntara. Setiap titik akan menampung sejumlah unit sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas lahan yang tersedia. Dalam prosesnya, pemerintah menggandeng berbagai pemangku kepentingan termasuk unsur TNI, relawan kebencanaan, dan dinas terkait untuk memastikan pembangunan berjalan efisien dan tepat waktu.

Pembangunan huntara ini juga menjadi bagian dari tahapan awal sebelum perencanaan rekonstruksi dan relokasi permukiman permanen. Dalam jangka pendek, hunian sementara menjadi solusi untuk memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat sambil menunggu pembangunan rumah tetap yang direncanakan dilaksanakan dalam fase berikutnya.

Meskipun terdapat berbagai tantangan seperti cuaca yang belum menentu dan kontur medan yang berat di sejumlah lokasi, pemerintah optimistis target rampungnya pembangunan sebelum Ramadan dapat tercapai. Selain sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan bencana, percepatan pembangunan hunian sementara ini juga menjadi upaya untuk memulihkan kembali aktivitas masyarakat yang sempat lumpuh akibat bencana, termasuk pendidikan, perekonomian lokal, dan layanan kesehatan yang turut terdampak.

Warga yang ditemui di lokasi menyambut baik pembangunan huntara ini. Banyak di antara mereka menyatakan harapan agar proses pembangunan dapat segera selesai sehingga mereka bisa kembali hidup lebih layak setelah berminggu-minggu tinggal di posko-posko pengungsian yang serba terbatas. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir, tidak hanya dari pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga dari masyarakat luas dalam bentuk bantuan material, logistik, maupun tenaga. (*)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB