Pemerintah Bangun Ribuan Huntara untuk Korban Banjir Bandang di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:44 WIB

50328 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, (10/01/2026) |  Pemerintah mulai membangun hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025 lalu. Dalam tahap awal, pembangunan huntara diprioritaskan bagi ribuan warga yang hingga kini masih tinggal di pengungsian akibat rumah mereka rusak ataupun hilang terbawa arus banjir.

Pembangunan huntara ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadan yang diprediksi jatuh pada awal Maret 2026. Pemerintah berharap, dengan selesainya proses pembangunan sesuai jadwal, warga terdampak sudah dapat menempati tempat tinggal yang layak dan lebih manusiawi dibandingkan kondisi darurat di tenda-tenda pengungsian saat ini. Selain sebagai tempat tinggal untuk sementara waktu, huntara juga diharapkan mampu menjadi ruang pemulihan psikologis bagi warga yang kehilangan harta benda bahkan anggota keluarga akibat bencana.

Pemerintah merencanakan pembangunan 3.051 unit hunian sementara yang akan tersebar di berbagai titik di Kabupaten Gayo Lues. Lokasi-lokasi hunian ini dipilih dengan pertimbangan strategis dan kemudahan akses, termasuk salah satunya di kawasan pertigaan antara Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Ali Kasim dan markas Batalyon 855 Raksasa Dharma. Pemilihan lokasi ini juga didasarkan pada faktor keamanan, stabilitas tanah, serta kedekatan dengan fasilitas layanan dasar seperti air bersih, listrik, dan layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, proses pembangunan baru memasuki tahap awal, ditandai dengan pembangunan satu unit rumah contoh di Desa Rigep, Kecamatan Dabun Gelang. Proyek rumah percontohan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dan desain untuk pembangunan ribuan unit lainnya di lokasi yang telah ditentukan. Pekerjaan konstruksi telah dimulai sejak tiga hari terakhir, dan ditargetkan satu unit rumah contoh dapat selesai dalam waktu singkat sebagai bentuk uji coba pengerjaan di lapangan.

Menurut pantauan di lokasi, setidaknya terdapat 20 titik pembangunan yang telah ditetapkan sebagai lokasi huntara. Setiap titik akan menampung sejumlah unit sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas lahan yang tersedia. Dalam prosesnya, pemerintah menggandeng berbagai pemangku kepentingan termasuk unsur TNI, relawan kebencanaan, dan dinas terkait untuk memastikan pembangunan berjalan efisien dan tepat waktu.

Pembangunan huntara ini juga menjadi bagian dari tahapan awal sebelum perencanaan rekonstruksi dan relokasi permukiman permanen. Dalam jangka pendek, hunian sementara menjadi solusi untuk memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat sambil menunggu pembangunan rumah tetap yang direncanakan dilaksanakan dalam fase berikutnya.

Meskipun terdapat berbagai tantangan seperti cuaca yang belum menentu dan kontur medan yang berat di sejumlah lokasi, pemerintah optimistis target rampungnya pembangunan sebelum Ramadan dapat tercapai. Selain sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan bencana, percepatan pembangunan hunian sementara ini juga menjadi upaya untuk memulihkan kembali aktivitas masyarakat yang sempat lumpuh akibat bencana, termasuk pendidikan, perekonomian lokal, dan layanan kesehatan yang turut terdampak.

Warga yang ditemui di lokasi menyambut baik pembangunan huntara ini. Banyak di antara mereka menyatakan harapan agar proses pembangunan dapat segera selesai sehingga mereka bisa kembali hidup lebih layak setelah berminggu-minggu tinggal di posko-posko pengungsian yang serba terbatas. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir, tidak hanya dari pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga dari masyarakat luas dalam bentuk bantuan material, logistik, maupun tenaga. (*)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB