GAYO LUES, (20/12/2025) — Seiring upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Kementerian Pekerjaan Umum bersama kontraktor pelaksana mulai mengintensifkan pekerjaan pembersihan jalan di sejumlah titik terdampak. Dalam prosesnya, diterapkan sistem buka-tutup jalan pada ruas yang melintasi wilayah Tetumpun, Tangsaran, dan Serkil.
Pemberlakuan sistem buka-tutup jalan dilakukan guna mendukung kelancaran mobilisasi alat berat dan tim pembersih, sekaligus meminimalisasi risiko keselamatan bagi pengguna jalan umum selama pekerjaan berlangsung. Berdasarkan pemberitahuan resmi yang dipasang di sejumlah titik, penutupan jalan diberlakukan di luar jam operasional tertentu, yaitu hanya dibuka pada pukul 12.00–13.00 WIB dan 17.00–08.00 WIB.
Kebijakan tersebut diambil menyesuaikan intensitas pekerjaan pembersihan material longsor dan lumpur yang masih menutupi badan jalan. Di beberapa bagian, tim juga harus menangani sisa puing serta perkuatan struktur pinggir jalan akibat bergesernya tanah akibat bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pekerjaan pembersihan ini memerlukan ruang gerak, dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, sistem buka-tutup diterapkan agar proses dapat berjalan efisien tanpa mengganggu aktivitas harian warga yang masih melewati jalur tersebut,” ujar salah satu petugas lapangan dari tim Kementerian PUPR di Gayo Lues.
Area Tetumpun, Tangsaran, dan Serkil merupakan jalur vital penghubung antarkecamatan yang terdampak cukup parah saat banjir bandang melanda wilayah Gayo Lues awal Desember lalu. Selain menutup jalan, bencana juga merusak sejumlah fasilitas umum, serta membatasi distribusi logistik ke wilayah terpencil.
Dengan diberlakukannya sistem ini, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengimbau masyarakat agar dapat menyesuaikan waktu perjalanan, terutama bagi kendaraan pengangkut barang dan logistik bantuan. Masyarakat juga diminta untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.
Proses normalisasi infrastruktur jalan ini menjadi bagian penting dalam pemulihan pascabencana di Gayo Lues. Selain memulihkan konektivitas antarwilayah, langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi tim medis dan tenaga pendukung lainnya ke daerah terdampak.
Pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi intensif untuk memastikan seluruh akses yang terputus akibat bencana dapat segera dipulihkan. Sementara itu, sistem buka-tutup jalan diprediksi akan diterapkan dalam beberapa hari ke depan hingga kondisi lapangan dianggap aman untuk dilewati secara penuh. (RED)






































