Menembus Medan Sulit, Bupati Gayo Lues Suhaidi Sapa Warga Terisolasi di Pengungsian

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 02:10 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN — Lumpur setinggi mata kaki dan jalanan terjal tak menjadi penghalang bagi Bupati Gayo Lues, Suhaidi, untuk menyapa langsung warganya yang masih terisolasi pascabencana. Dengan kendaraan yang terseok-seok di antara bebatuan dan lumpur yang lengket, ia menempuh lebih dari empat jam perjalanan menuju Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Senin (23/12/2025). Bagi Suhaidi, semua itu layak dilakukan demi menjangkau warganya yang sudah 26 hari hidup dalam keterbatasan usai banjir bandang dan longsor memutus akses ke desa tersebut.

Setiap jengkal perjalanan tak mudah, roda kendaraan kerap terbenam di tanah basah, namun Suhaidi tetap sigap menatap ke depan. Ia sadar, di ujung perjalanan ada masyarakat yang menanti — tidak hanya bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral bahwa pemerintah hadir dan mendengar.

Dalam perjalanan, ia menyapa warga yang mereka lewati di sepanjang jalan. Beberapa terlihat tengah memanggul hasil kebun, sebagian lainnya duduk di tepian jalur yang rusak. Suhaidi menyalami, mendengar keluhan, dan mencatat dalam diam. Sorot matanya merekam, pikirannya mencerna, telinganya terbuka untuk semua suara kegelisahan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba di Posko Pengungsian Desa Pepelah, kegembiraan tak langsung terlihat. Bukan sambutan penuh tawa, melainkan tangis yang pecah menyambut sosok pemimpin mereka. Suasana haru meliputi posko yang penuh sesak oleh warga yang telah berminggu-minggu bertahan hidup dalam keterbatasan. Tangisan dan curahan hati mengalir, mencerminkan betapa berat keadaan yang mereka lalui.

“Bapak, kami sudah dua minggu lebih terkurung di sini. Kami tidur dalam kegelapan, makanan makin sedikit,” ucap seorang warga, dengan suara bergetar dan mata sembab.

Bupati merespons tanpa banyak kata. Ia menghampiri dan merangkul bahu warga tersebut — gestur kecil yang membawa kekuatan besar. Ia tahu, di balik setiap pengungsi di posko itu, ada cerita kehilangan, perjuangan, dan harapan yang tidak boleh dikecewakan.

“Kita tidak sendiri. Pemerintah hadir dan akan terus bersama Bapak-Ibu semua. Ini belum selesai, tapi kita mulai pulih, bersama,” ujar Suhaidi saat berdialog dengan warga.

Dalam kunjungan itu, selain memantau distribusi bantuan dan mempercepat koordinasi penanganan darurat, kehadiran Bupati Suhaidi menjadi simbol bahwa negara tak membiarkan warganya berjalan sendiri di tengah bencana.

Ia memastikan pembukaan akses jalan terus dikebut, bantuan logistik disalurkan, dan kebutuhan dasar warga segera dipenuhi. Lebih dari itu, ia membawa harapan — bahwa semua penderitaan yang dialami akan berujung pada perhatian dan pembenahan nyata.

Di tengah kepungan lumpur, sisa-sisa rumah yang rusak, dan mata-mata yang masih menyimpan ketakutan, semangat perlahan bangkit. Karena bagi warga yang kehilangan segalanya, kehadiran pemimpin di tengah mereka bukan sekadar kunjungan — itu adalah janji bahwa mereka tidak dilupakan. ***

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Laboratorium Komputer SD Muara Situlen Agara Beralih Fungsi jadi Gudang Proyek Revitalisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Jun 2026 - 11:35 WIB