Menembus Medan Ekstrem, Pemimpin Gayo Lues Hadir di Tengah Warga Terisolasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:22 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, 23 Desember 2025 — Upaya penanganan bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, terus dilakukan di tengah kondisi medan yang masih sulit akibat banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November lalu. Dalam situasi yang penuh tantangan, Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati Maliki, bersama Kapolres Gayo Lues dan Komandan Kodim 0113 Gayo Lues, menempuh perjalanan darat ekstrem menuju Kecamatan Pining, salah satu kawasan paling terdampak sekaligus terisolasi akibat bencana.

Perjalanan menuju desa-desa terdampak, seperti Desa Pertik dan sekitarnya di Kecamatan Pining, bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Rombongan harus menghadapi medan berat, dengan jalan licin dan berlumpur setinggi lutut, sejumlah jembatan yang putus, serta longsoran tanah yang masih aktif. Tak hanya itu, mereka juga menyusuri jalur tepi sungai dengan arus yang masih deras, mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan pemerintah menjangkau seluruh warga terdampak.

“Turah sawah ku Pining, dele warga ni kami butuh kami, hadir,” ucap Bupati Suhaidi dalam bahasa setempat, menyampaikan komitmen untuk hadir langsung menemui rakyatnya di tengah keterbatasan dan risiko yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan rombongan yang menembus isolasi disambut haru oleh warga. Sejumlah masyarakat menyampaikan ungkapan syukur dan penghormatan atas kedatangan pemimpin daerah yang tidak hanya mengirim bantuan tetapi juga hadir secara langsung. “Berijin, kami gere i daten Pemerintah,” ucap seorang warga, yang menggambarkan rasa lega atas kehadiran pemerintah di saat-saat krusial.

Kunjungan ini sekaligus menjadi simbol semangat gotong royong antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam keterbatasan logistik dan akses, mereka dengan sigap merespons kebutuhan warga di pelosok, mendengarkan langsung keluhan masyarakat, dan mendata berbagai kerusakan serta kebutuhan mendesak.

Rombongan juga memutuskan bermalam di Kecamatan Pining setelah menempuh perjalanan panjang, agar dapat melanjutkan koordinasi dan pemantauan langsung terhadap proses penanganan darurat di wilayah tersebut. Ini menjadi bentuk kehadiran aktif pemerintah di titik-titik terluar yang belum tersentuh secara optimal oleh bantuan luar.

Di tengah medan yang masih terputus dan akses yang sulit, kunjungan ini menunjukkan bahwa keberpihakan kepada rakyat tidak hanya diukur dari kebijakan, tetapi juga dari keberanian untuk hadir. Dalam masa pemulihan pascabencana yang penuh tantangan, tindakan nyata semacam ini memperkuat kepercayaan warga terhadap negara dan memastikan bahwa setiap wilayah, sekecil dan sejauh apa pun, tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perencanaan pemulihan ke depan.

Dengan semangat *Tirmi Pulih Gayo Luesku*, warga dan pemerintah bahu membahu menata kembali kehidupan yang sempat terguncang. Harapan pun mulai tumbuh, seiring langkah para pemimpin yang menjejakkan kaki langsung di tanah lumpur bersama rakyatnya.

Red

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru