Mendagri dan Wakil Gubernur Aceh Tinjau Langsung Penanganan Pascabencana di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:03 WIB

50332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues, Minggu (11/1/2026), untuk melihat langsung progres penanganan pascabencana serta kondisi masyarakat yang terdampak. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat dalam memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan.

Setibanya di Bandara Blangkejeren, rombongan disambut oleh Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., didampingi Wakil Bupati H. Maliki, S.E., M.Ap., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Usai penyambutan, rombongan langsung bergerak ke titik-titik terdampak bencana, antara lain Desa Badak dan Jembatan Aih Bobo, yang mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 lalu.

Dari hasil tinjauan di lapangan, masih tampak sisa-sisa kerusakan akibat luapan air yang menghantam permukiman, lahan pertanian, serta infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan. Jembatan Aih Bobo menjadi salah satu titik kritis yang disebut mendesak untuk segera dibangun kembali secara permanen karena perannya sebagai jalur alternatif menuju rumah sakit, pemukiman warga di Desa Badak, dan beberapa fasilitas penting lainnya di Kecamatan Dabun Gelang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Menteri Dalam Negeri menyebutkan bahwa secara umum kondisi ekonomi masyarakat di pusat kota Blangkejeren telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Aktivitas pasar dan pelayanan publik mulai berjalan normal, namun kondisi berbeda masih dirasakan oleh warga di wilayah pedalaman yang secara langsung terdampak bencana.

Pemerintah pusat, menurutnya, telah menyiapkan skema perlindungan sosial bagi warga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi pascabencana. Ia menyebutkan beberapa program bantuan yang bisa diakses masyarakat, antara lain program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH) dengan besaran sekitar Rp600 ribu per bulan, Program Kartu Prakerja untuk peningkatan kompetensi kerja, serta kepesertaan dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

“Bagi warga yang terdampak ekonominya pascabencana ini, mereka bisa diusulkan masuk program BLT. Ada tiga skema bantuan yang sudah disiapkan, sehingga pemulihan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial-ekonomi masyarakat,” ujar Mendagri.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten tengah merancang pembangunan jembatan permanen di empat lokasi yang terdampak bencana, salah satunya adalah Jembatan Aih Bobo. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan tersebut sudah masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah dan direncanakan untuk direalisasikan pada tahun 2026. Menurutnya, perencanaan teknis sedang disusun secara matang guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas pembangunan.

“Pembangunan jembatan permanen Aih Bobo direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2026. Jembatan ini memiliki peran penting sebagai jalur alternatif ke rumah sakit, ke Desa Badak, dan ke sejumlah fasilitas lainnya di kecamatan,” ujar Suhaidi.

Dalam upaya mempercepat pemulihan, Pemkab Gayo Lues juga terus menghimpun data yang akurat dan komprehensif terkait dampak bencana, baik di sektor infrastruktur, sosial, maupun ekonomi. Data ini akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah pemulihan yang lebih tepat sasaran dan dapat dijadikan referensi pemerintah pusat dalam pengambilan kebijakan.

Bupati menyebut bahwa data tersebut akan segera disampaikan ke pemerintah pusat untuk selanjutnya dibahas dalam forum kabinet. “Data ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bahan penanganan lebih lanjut yang lebih efektif. Tadi Mendagri sampaikan data ini akan dibahas bersama Presiden pada Kamis mendatang,” jelasnya.

Kunjungan Menteri Dalam Negeri dan Wakil Gubernur Aceh ke Gayo Lues menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat terus memberikan perhatian serius terhadap proses pemulihan pascabencana di daerah-daerah terdampak. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi, rekonstruksi, dan pemulihan kehidupan sosial masyarakat serta memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana di masa mendatang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru