GAYO LUES – Pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Gayo Lues, masyarakat Kampung Agusen bersama relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gayo Lues bergotong royong membersihkan jalan utama menuju Agusen yang tertutup material longsor dan lumpur. Kondisi jalan yang rusak parah membuat akses ke kampung tersebut lumpuh total, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Desa Agusen, Ramadhan, pada 10 Januari 2026, menjelaskan bahwa hingga saat ini jalan menuju Kampung Agusen masih belum bisa dilalui. Material longsor dan lumpur menutup seluruh badan jalan, sehingga warga tidak dapat melewati jalur tersebut. Jalan yang tertutup ini merupakan satu-satunya akses utama menuju Agusen, sehingga warga sangat kesulitan untuk beraktivitas, termasuk membawa hasil panen seperti kopi dan komoditas pertanian lainnya ke luar kampung.
Ramadhan menuturkan, kondisi ini juga berdampak pada anak-anak sekolah. Jalan yang terputus membuat siswa SD dan SMP Satu Atap Agusen tidak dapat berangkat ke sekolah seperti biasa. Selain itu, distribusi bantuan logistik ke Agusen juga terhambat karena kendaraan tidak bisa masuk ke kampung. Warga pun terpaksa mengangkut bantuan secara manual dengan berjalan kaki melewati jalur yang licin dan berbahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi tersebut, masyarakat Agusen bersama rombongan PMI Cabang Gayo Lues berinisiatif melakukan gotong royong untuk membersihkan jalan yang tertutup lumpur dan longsoran. Ramadhan menyampaikan, kehadiran relawan PMI sangat membantu warga dalam upaya membuka akses jalan. Selain tenaga manusia, alat berat juga telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pembersihan material longsor yang menutup jalan.
Menurut Ramadhan, gotong royong ini menjadi satu-satunya harapan warga agar akses ke Agusen bisa segera pulih. Ia berharap bantuan alat berat dan dukungan dari berbagai pihak terus mengalir, mengingat kondisi jalan yang sangat parah dan membutuhkan penanganan segera. Ramadhan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya PMI Cabang Gayo Lues yang turun langsung ke lokasi bencana.
Saat ini, upaya pembersihan jalan masih terus dilakukan. Warga berharap akses ke Kampung Agusen dapat segera dibuka agar aktivitas masyarakat kembali normal, hasil panen bisa dipasarkan, dan anak-anak dapat kembali bersekolah tanpa hambatan. Gotong royong antara masyarakat dan relawan menjadi bukti semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana dan memulihkan kehidupan di Kampung Agusen. (RED)






































