slot preparation.lsrs.lu

LSM GAKORPAN Desak Kejari Gayo Lues Buka Kotak Pandora Korupsi Dana Kapitasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:37 WIB

50563 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Laporan resmi telah masuk ke Kejaksaan Negeri Gayo Lues. Isinya bukan sembarang pengaduan. Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamat Aset Negara (GAKORPAN) DPD Aceh secara terang dan lugas menyampaikan dugaan korupsi yang menggerogoti jantung layanan kesehatan di Kabupaten Gayo Lues. Bukan satu-dua rupiah yang digarong—angka yang tertera dalam dokumen terlampir menyentuh miliaran, dengan dugaan rekayasa, penggelembungan, hingga manipulasi dana kapitasi oleh pejabat di Puskesmas Kota Blangkejeren.

Dalam laporan setebal satu berkas itu, dana kapitasi senilai lebih dari Rp4,5 miliar selama rentang waktu 2021 hingga 2023 diduga kuat diselewengkan dengan ragam siasat koruptif. Nama puskesmas disebut, nama kepala puskesmas pun langsung ditulis. Ada indikasi kuat penggelembungan volume, harga, dan realisasi kegiatan fiktif. Laporan pengadaan yang diduga manipulatif tampil dalam bentuk yang diduga telah “disulap” seolah seluruh kegiatan berjalan sesuai juknis. Di atas meja audit mungkin rapi, tapi dokumen dan keterangan di lapangan berbicara lain—dan GAKORPAN mengantongi cukup banyak untuk menyerahkannya kepada jaksa.

“Semua berkas sudah kami serahkan, lengkap. Ini bukan lagi desas-desus. Ini soal uang negara yang digerogoti dalam situasi di mana rakyat butuh layanan kesehatan yang layak. Kejari Gayo Lues jangan main aman. Ini waktunya dibuka semua kotak pandoranya,” tegas Ketua GAKORPAN, Iskandar Muda, dalam keterangannya kepada publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GAKORPAN tak meminta bijak. GAKORPAN mendesak. Sesuai mandat undang-undang dan intruksi presiden soal pemberantasan korupsi, ini bukan perkara teknis. Ini perkara bagaimana penyalahgunaan dana publik harus dibongkar sampai ke akar. Dan tidak cukup berhenti pada pelaku langsung di lapangan. LSM itu secara tegas menuntut Kejari Gayo Lues tidak hanya menjerat pelaku dengan pasal korupsi, tetapi juga membongkar potensi tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mengalir dari dana yang digelapkan.

“Aset para pelaku harus dilacak! Harus dibekukan! Ini bukan sekadar penyalahgunaan wewenang administratif. Ada alur uang yang harus dibuka dan ditelusuri. Kami minta Kejari Gayo Lues buka transaksi keuangannya, seret semua yang menikmati aliran hasil korupsi ini. Usut TPPU-nya juga!” seru Iskandar lagi dengan nada lantang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Ahmad Syafi’i Hasibuan, S.H., saat dihubungi melalui sambungan seluler pada 8 Januari 2026, memang membenarkan laporan telah diterima. Ia menyebut berkas pengaduan sudah masuk ke bidang tindak pidana khusus dan sedang dalam tahap telaah awal. GAKORPAN menanggapi ini dengan harapan sekaligus sinisme. “Jangan hanya telaah. Bertindaklah! Masyarakat sudah muak dengan pejabat yang merasa tak tersentuh hukum,” kata Iskandar.

Modus-modus yang dilaporkan bukanlah hal baru dalam dunia korupsi layanan publik. Tapi yang membuatnya tragis adalah pelakunya berada dalam sistem yang seharusnya melayani kesehatan masyarakat paling bawah. Ketika dana kapitasi yang mestinya menjadi tulang punggung puskesmas diselewengkan untuk kepentingan pribadi, maka itu bukan hanya pelanggaran hukum—itu adalah pengkhianatan sosial.

Dengan laporan ini, GAKORPAN menaruh tanggung jawab besar di pundak Kejaksaan Negeri Gayo Lues. Jika laporan ini hanya berakhir di rak berdebu tanpa tindakan yang konkret, maka bisa dipastikan itu mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum. Korupsi di sektor kesehatan bukan hanya soal angka, tapi tentang bagaimana aparat negara mempermainkan nyawa rakyat dengan menjarah hak atas pelayanan medis yang bersih dan memadai.

“Kalau hari ini Kejari tidak serius mengusut, maka kami anggap diamnya sebagai bentuk pembiaran. Tanggung jawab moral dan hukum hari ini ada di tangan Kejaksaan Negeri Gayo Lues. Jangan kompromi, bongkar habis, usut korupsi dan TPPU-nya sekaligus!” pungkas Iskandar.

Kini, semua mata menatap tajam ke arah lembaga hukum di Blangkejeren. Langkah apa yang akan diambil? Membidik tuntas atau membungkam perlahan? Waktu dan keberanian hukum akan menjawab. (TIM)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB