Longsor Tutup Akses Jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara, Warga Terisolasi dan Bantuan Dikirim Lewat Udara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:52 WIB

50350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, (07/01/2026) | Akses darat utama yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara kembali terputus akibat longsor susulan yang terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Jalur penghubung yang melintasi Kecamatan Putri Betung menjadi titik kritis longsor, menyebabkan jalan provinsi tertutup material dalam jumlah besar. Sejumlah pengendara dilaporkan terjebak di antara tiga titik longsor besar, tanpa kepastian kapan jalur itu dapat kembali dilalui.

Para warga yang terjebak, termasuk sopir dan penumpang kendaraan pribadi, bahkan terpaksa bermalam di jalanan dekat lokasi longsor karena tidak bisa melanjutkan perjalanan. Salah satu lokasi yang dilaporkan cukup parah berada di Desa Tangsaran, tempat sejumlah warga mengaku telah empat hari terisolasi tanpa persediaan logistik yang memadai. Minimnya alat berat yang dikerahkan untuk membuka akses jalan dianggap menjadi salah satu penyebab lambatnya proses evakuasi dan pembukaan jalur.

Warga yang terdampak menyatakan harapan besar pada pemerintah daerah dan pusat agar lebih sigap dalam menangani bencana ini, mengingat jalur tersebut merupakan satu-satunya akses vital yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Tenggara. Jalan ini bukan sekadar rute antarkabupaten, melainkan juga jalur logistik utama yang memasok kebutuhan pokok dan bahan bakar ke Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, sejumlah desa di wilayah Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah masih belum bisa dijangkau melalui jalur darat. Kondisi tersebut memaksa pihak berwenang, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana, untuk menyalurkan bantuan logistik melalui jalur udara. Helikopter milik BNPB dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah terdampak sejak 29 November 2025, dan hingga awal Januari 2026, kegiatan tersebut masih terus berlangsung dengan intensitas tinggi.

Menurut Kapten Galen Nugra, salah satu pilot helikopter BNPB, pihaknya telah melakukan puluhan sorti penerbangan dengan membawa logistik bantuan ke daerah-daerah yang terisolasi. Fokus utama saat ini adalah wilayah Pining di Kabupaten Gayo Lues yang merupakan salah satu titik paling terpukul. Banyak desa di wilayah ini yang hingga kini belum memiliki akses darat sama sekali karena terputus oleh longsor di berbagai titik.

BNPB juga memusatkan kegiatan dropping bantuan ke Bandara Blangkejeren dengan mengoperasikan pesawat kargo ringan dari Banda Aceh. Dalam sehari, rata-rata empat kali pengiriman udara dilakukan, dengan kapasitas hingga 1,2 ton per sorti. Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan pokok, obat-obatan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya. Sementara itu, akses darat diperkirakan baru bisa dibuka kembali setelah intensitas hujan mereda dan alat berat tambahan didatangkan ke lokasi dengan jumlah yang cukup.

Meski distribusi bantuan melalui udara dapat menjangkau wilayah-wilayah prioritas, namun langkah tersebut dianggap hanya sebagai solusi sementara. Pemerintah dinilai harus mengambil kebijakan jangka panjang untuk penanganan infrastruktur di wilayah rawan bencana seperti jalur Gayo Lues – Aceh Tenggara ini. Penguatan struktur jalan, pembangunan sistem drainase, hingga kesiapan alat berat di titik strategis dinilai perlu segera direalisasikan.

Bencana tanah longsor yang kerap terjadi di wilayah ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta respons cepat pemerintah dalam mengatasi dampaknya. Gayo Lues, yang secara geografis berada di kawasan pegunungan dan kerap terisolasi ketika cuaca ekstrem melanda, membutuhkan perhatian khusus untuk memastikan wilayah ini tidak terus-menerus mengalami dampak serupa di masa mendatang.

Dengan curah hujan yang masih tinggi dan potensi longsor masih ada, masyarakat diminta tetap waspada dan memantau informasi dari sumber resmi. Pemerintah melalui instansi terkait tengah melakukan upaya maksimal dalam menanggulangi dampak bencana ini, namun keterlibatan berbagai pihak turut dibutuhkan agar pemulihan segera berlangsung dan kehidupan warga kembali normal. (*)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru