slot preparation.lsrs.lu

Lebih dari 33 Ribu Warga Mengungsi, Tiga Kecamatan Terisolir Pascabencana di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 02:21 WIB

50518 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dampak bencana alam yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sejak akhir November lalu terus menunjukkan skala kerusakan yang signifikan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Gayo Lues, sebanyak 33.818 jiwa dilaporkan mengungsi dan 109.115 warga terdampak secara langsung oleh bencana banjir dan longsor.

Dalam laporan yang sama, sebanyak lima orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sementara itu, kerusakan fisik dilaporkan merata di berbagai sektor, mulai dari perumahan, infrastruktur, lahan pertanian, hingga peternakan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total rumah yang mengalami kerusakan tercatat mencapai 4.854 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.219 unit mengalami kerusakan berat dan 635 unit rusak ringan. Sejumlah rumah tidak lagi layak huni, terutama yang berada di wilayah aliran sungai dan lereng perbukitan rawan longsor.

Bencana juga berdampak pada aksesibilitas antarkecamatan dan antardesa. Sebanyak 95 jembatan dinyatakan putus akibat derasnya arus banjir dan longsoran tanah, disusul 34 ruas jalan yang juga terputus. Kondisi ini menyebabkan tiga kecamatan masih dalam status terisolasi.

Aktivitas pertanian warga ikut lumpuh. Laporan mencatat 2.997,98 hektar lahan pertanian rusak. Sebagian besar merupakan sawah dan kebun produktif warga yang tertimbun lumpur atau terendam dalam waktu lama. Tanaman gagal panen dan sistem irigasi mengalami kerusakan berat.

Kerugian juga terjadi pada sektor peternakan. Tercatat 7.246 ekor hewan ternak mati, yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing, kuda, domba, dan unggas. Dari jumlah tersebut, unggas paling banyak terdampak dengan jumlah kematian mencapai 6.900 ekor.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama mitra terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri, dan unsur relawan masyarakat, masih terus melakukan langkah-langkah tanggap darurat. Fokus utama saat ini adalah menjangkau wilayah terisolasi, mempercepat distribusi logistik, serta memberikan pelayanan dasar kepada para pengungsi.

Selain pemenuhan kebutuhan darurat, pemerintah juga tengah mengkaji langkah pemulihan jangka menengah melalui perbaikan infrastruktur dasar dan rencana relokasi warga dari zona rawan bencana.

Bencana ini menjadi salah satu bencana hidrometeorologi paling berdampak di wilayah Aceh bagian tengah dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pihak menyerukan agar penanganan pascabencana tidak hanya bersifat reaktif, tetapi dibarengi dengan kebijakan mitigasi dan kesiapsiagaan yang lebih komprehensif agar kejadian serupa tidak terulang.

—

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB