Kepala BNPB Tinjau Gayo Lues, Fokus pada Penanganan Pascabencana dan Dialog dengan Warga

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 04:10 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., kembali mengunjungi Kabupaten Gayo Lues untuk meninjau langsung kondisi pascabencana. Kunjungan ini merupakan kali kedua dirinya menyambangi wilayah tersebut usai banjir dan longsor melanda beberapa kecamatan sejak akhir tahun lalu. Dalam agenda kunjungan yang berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026, Kepala BNPB memastikan bahwa pemerintah pusat terus memantau secara intensif perkembangan situasi di Gayo Lues, terutama menyusul kembali terputusnya akses darat akibat hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan tengah Aceh.

Salah satu fokus utama kunjungan adalah penguatan koordinasi dalam penanganan pengungsi dan percepatan pemulihan wilayah terdampak. Di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Gayo Lues, Kepala BNPB menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga yang mengungsi, khususnya dari Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren. Ia mendengarkan keluhan dan aspirasi warga, seraya menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya dilakukan secara reaktif, tetapi juga dengan pendekatan kemanusiaan yang partisipatif.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., dalam keterangannya menyebutkan bahwa lebih dari 800 warga Agusen kini tercatat mengungsi di fasilitas BLK. Dalam kesehariannya, warga memilih kembali ke lahan perkebunan saat pagi hingga sore untuk menjaga dan memantau aset mereka, lalu pulang ke tempat pengungsian ketika malam hari. Dipastikan pula bahwa lokasi permukiman di Agusen telah habis tergerus akibat luapan air dan dinyatakan tidak lagi layak huni. Pemerintah daerah pun telah merencanakan relokasi permanen bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti rencana relokasi, BNPB telah menerima usulan lokasi untuk pembangunan hunian sementara (huntara). Namun, apabila warga memilih tidak menempati huntara, tersedia alternatif berupa Dana Tunggu Hunian Tetap (DTH) senilai Rp600.000 per bulan. DTH ini dapat diajukan kembali jika pembangunan hunian tetap (huntap) belum rampung sesuai dengan tenggat yang ditetapkan. Kepala BNPB juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya berbentuk hunian, melainkan juga bantuan biaya hidup awal via Kementerian Sosial, sebesar Rp5 juta per kepala keluarga terdampak.

Sebagai bentuk kesiapan logistik, distribusi bantuan ke wilayah Gayo Lues terus diupayakan melalui dua jalur, darat dan udara. Kuota beras bantuan untuk kabupaten tersebut sementara disimpan di Kutacane dan akan disalurkan secara bertahap seiring dengan percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak. Untuk kelancaran distribusi, sejumlah alat berat telah dikerahkan guna memperbaiki akses utama yang terputus. Selain itu, pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG terus dijaga agar tidak terganggu, meski distribusinya masih menghadapi tantangan cuaca dan kondisi medan.

Hingga saat ini, ada tiga armada pesawat Susi Air yang aktif mengangkut bantuan ke Gayo Lues, dengan total kapasitas angkut mencapai 4,5 ton. Langkah ini diambil untuk menjamin kecepatan penyaluran bantuan, terutama ke desa-desa yang sulit dijangkau jalur darat.

Sementara itu, Kementerian Pertanian juga telah memulai pendataan terhadap lahan-lahan produktif masyarakat yang terdampak bencana. Proses ini mencakup kerusakan pada sawah, ladang, tambak perikanan, serta populasi ternak. Data yang dihimpun akan menjadi dasar pemberian bantuan pemulihan sektor pertanian, yang merupakan mata pencaharian utama sebagian besar warga Gayo Lues.

Dalam sesi dialog dengan pengungsi, muncul kekhawatiran mengenai masa depan pendidikan anak-anak mereka. Beberapa warga menyampaikan bahwa anak-anak mereka tengah menempuh pendidikan tinggi di luar daerah dan kini kesulitan secara finansial akibat dampak bencana. Menanggapi hal itu, Kepala BNPB menyatakan bahwa pemerintah pusat akan mengupayakan skema pembebasan biaya kuliah bagi mahasiswa terdampak, asalkan didukung data yang valid dari pemerintah daerah.

“Pak Bupati, silakan data mahasiswa yang terdampak secara resmi. Itu bisa menjadi dasar usulan agar mereka dibebaskan dari biaya kuliah. Langkah pastinya nanti kita pastikan bersama,” ujarnya di hadapan warga.

Usai meninjau BLK dan berdialog dengan pengungsi, Kepala BNPB beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Tetumpun, Kecamatan Puteri Betung. Di lokasi ini, tim meninjau kondisi badan jalan yang telah putus serta sejumlah titik longsor yang masih aktif. Pemerintah pusat mengupayakan agar proses pemulihan wilayah berlangsung cepat, menyeluruh, dan memperhatikan kebutuhan riil warga di lapangan. Pemerintah juga menargetkan penyelesaian tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan dengan prinsip transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (*)

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Laboratorium Komputer SD Muara Situlen Agara Beralih Fungsi jadi Gudang Proyek Revitalisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Jun 2026 - 11:35 WIB