Kepala BNNP Aceh Kunjungi Gayo Lues, Beri Dukungan Moril dan Tinjau Program Alternatif Perkebunan Kopi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:51 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Kombes Pol Dedy Tabrani, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues, Kamis (26/12/2025). Kunjungan ini menjadi agenda resmi pertamanya ke daerah setelah dilantik sebagai Kepala BNNP Aceh sekitar empat pekan lalu.

Kehadiran Dedy disambut langsung oleh Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Dedy menyatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pimpinan di tengah jajaran yang sedang menghadapi situasi sulit pascabencana yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memberikan dukungan moril, serta saling menguatkan seluruh jajaran BNN di Aceh, khususnya bagi anggota dan keluarga besar BNN yang terdampak bencana,” ujar Dedy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk kepedulian, Kepala BNNP Aceh turut menyerahkan bantuan bagi keluarga besar BNNK Gayo Lues yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar serta memperkuat semangat anggota dalam menjalankan tugas-tugas yang bersentuhan langsung dengan kerja-kerja pemulihan sosial di wilayah ini.

Selain menyerahkan bantuan, kunjungan kerja juga dimanfaatkan untuk meninjau salah satu program unggulan BNNK Gayo Lues, yakni pengembangan perkebunan dan pengolahan kopi yang merupakan bagian dari program Grand Design Alternative Development (GDAD). Program ini dikembangkan dalam kerja sama antara BNN, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, dan masyarakat lokal sebagai solusi jangka panjang dalam pengalihan fungsi lahan.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menawarkan alternatif yang berkelanjutan bagi masyarakat agar tidak lagi memanfaatkan lahan untuk aktivitas ilegal seperti penanaman ganja. Menurutnya, kopi dipilih karena telah menjadi komoditas andalan masyarakat setempat dengan nilai jual yang kompetitif di pasar domestik maupun ekspor.

“Program Alternative Development ini bertujuan untuk mengalihkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya berpotensi atau pernah digunakan untuk penanaman ganja menjadi lahan produktif dengan komoditas alternatif bernilai ekonomi, seperti kopi,” ujar Fauzul.

Dalam peninjauan, Dedy sempat melihat langsung fasilitas penggilingan dan penjemuran kopi hasil produksi kelompok binaan BNN. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya integratif yang telah dilakukan BNNK Gayo Lues dalam membangun pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, di luar pendekatan hukum yang selama ini dominan.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya nasional untuk menekan angka peredaran dan produksi narkotika dari hulu ke hilir, dengan mendekatkan masyarakat pada kegiatan ekonomi legal dan sehat secara sosial. Menurut Dedy, program ini tidak hanya efektif dalam konteks pencegahan penyalahgunaan narkotika, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah pedalaman.

“Pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dengan penindakan. Pendekatan alternatif yang membangun kekuatan ekonomi warga adalah bagian tak terpisahkan dari strategi besar kita,” ujar Dedy.

Ia menegaskan, pihaknya akan mendorong agar program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Aceh, terutama daerah yang selama ini rentan terhadap praktik penanaman ganja. Sinergi antara lembaga pusat, daerah, dan partisipasi masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang.

Kunjungan ini diakhiri dengan pertemuan internal jajaran BNNK Gayo Lues untuk membahas evaluasi program kerja, tantangan penanganan narkoba di wilayah pedalaman, serta memperkuat kerja sama lintas sektor dalam implementasi kebijakan nasional anti-narkoba.[*]

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB