Sabang — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sabang menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Gayo Lues, pada Jumat, 5 Desember 2025. Penyaluran tersebut menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian dari keluarga besar Kemenag Sabang terhadap saudara-saudara yang dilanda musibah.
Kepala Kemenag Kota Sabang, H Samsul Bahri SAg, menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), siswa-siswi madrasah, dan masyarakat yang secara sukarela telah ikut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan. Dukungan itu, menurutnya, menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh ASN di lingkungan Kemenag Sabang bersama masyarakat berpartisipasi dalam membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di sejumlah wilayah di Aceh,” ujar Samsul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan yang berhasil dikumpulkan berasal dari donasi masyarakat, termasuk ASN, guru, pelajar madrasah, dan pihak lain yang tergerak oleh kondisi darurat yang sedang terjadi. Bentuk bantuan bervariasi, mulai dari donasi dana tunai, paket sembako, hingga pakaian layak pakai. Bantuan ini akan difokuskan untuk disalurkan ke Kabupaten Gayo Lues — salah satu wilayah yang masih terisolasi dan minim pasokan logistik pascabencana.
Menurut Jadwal, tim Kemenag Sabang akan berangkat langsung ke lokasi pada Selasa, 9 Desember 2025, untuk mengantarkan bantuan tersebut. Kemenag Sabang berharap kehadiran mereka dapat membawa semangat dan sedikit keringanan bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Semoga sedikit kepedulian dari kita dapat meringankan beban saudara kita di sana,” ujar Samsul.
Sementara itu, Ketua Tim Penggalangan Dana Bencana Hidrometeorologi Kemenag Sabang, Eriadi ST, melaporkan tingginya respons masyarakat terhadap gerakan solidaritas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pada Kamis, 4 Desember 2025, sejumlah paket pakaian layak pakai telah lebih dulu diserahkan kepada tim Pemerintah Kota Sabang yang akan mendistribusikannya kepada para pengungsi terdampak bencana.
Hingga Jumat sore, 5 Desember 2025 pukul 16.45 WIB, jumlah donasi dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp53 juta dari komunitas internal Kemenag Sabang. Dana tersebut akan segera digunakan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, makanan siap saji seperti sarden dan roti, gula, sabun, serta kebutuhan penting lainnya yang dibutuhkan korban di wilayah Gayo Lues dan sekitarnya.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” tutur Eriadi didampingi oleh Sekretaris Tim, Safrizal SH.
Penggalangan ini merupakan bagian dari langkah cepat dan responsif Kemenag Sabang dalam mendukung pemulihan masyarakat Aceh yang tengah menghadapi dampak dari bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Meski berasal dari wilayah paling barat Indonesia, semangat kepedulian dari Sabang ini memperkuat nilai solidaritas lintas daerah dan menjadi cerminan kerja kemanusiaan yang tumbuh dari akar komunitas.[*]






































