Keluarga Korban Hanyut di Desa Pepalan Gayo Lues Terima Santunan Tali Asih

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:52 WIB

50385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Duka mendalam masih menyelimuti Desa Pepalan, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, pasca musibah banjir yang menewaskan dua warga. Di tengah kesedihan yang belum sirna, kehadiran aparat TNI dari Kodim 0113/Gayo Lues membawa angin penguat bagi keluarga yang ditinggalkan. Bantuan serta dukungan moril yang diberikan menjadi wujud empati nyata terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Pada Rabu, 7 Januari 2026, Danpos Ramil Dabun Gelang, Peltu Nurdin, bersama Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren, menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga korban sebagai bentuk tali asih. Bantuan ini merupakan perpanjangan tangan dari Komando Distrik Militer 0113/Gayo Lues, sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami masa-masa sulit.

Salah satu korban adalah Sahidan (33), seorang petani yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan penyayang keluarga. Ia meninggalkan istri, Lisa Afriana (25), beserta tiga orang anak, yakni Kirana (5) dan bayi kembar laki-laki, Muhammad Dafa dan Muhammad Dafi, yang ketika peristiwa terjadi masih berusia 22 hari dan sedang menjalani perawatan di RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues. Peristiwa tragis yang merenggut nyawa ayah muda ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga kecilnya, terutama sang istri yang kini harus berjuang membesarkan ketiga anaknya seorang diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban kedua, Slamet (42), juga merupakan petani asal desa yang sama. Ia meninggalkan seorang istri, Murni, dan tiga orang anak. Anak pertama telah menikah, sedangkan anak kedua masih duduk di bangku SMP Negeri 1 Dabun Gelang, dan anak bungsu menempuh pendidikan di SD Negeri 4 Dabun Gelang. Kepergian almarhum menjadi pukulan berat bagi keluarganya yang selama ini menggantungkan hidup dari penghasilan sehari-hari sebagai petani.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Babinsa Serma Sukino langsung kepada keluarga korban. Selain membawa bantuan sembako, kehadiran Babinsa sekaligus membawa pesan dukungan dan solidaritas dari jajaran TNI, bahwa mereka tidak sendiri di tengah ujian berat. Danpos Ramil mengatakan, kehadiran ini bukan hanya bentuk tugas, melainkan juga dorongan moril agar keluarga tetap diberikan ketabahan dalam menjalani hari-hari ke depan.

Perwakilan keluarga korban menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., atas kepedulian yang telah diberikan. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian materi, melainkan bukti nyata bahwa ada perhatian dan uluran tangan dari negara di saat mereka membutuhkan.

Di saat yang sama, di rumah duka almarhum Slamet, warga dan kerabat tengah melaksanakan pengajian 44 hari sebagai bentuk doa bersama. Suasana haru dan khidmat menyelimuti kegiatan tersebut. Tangis dan doa mengiringi langkah keluarga yang perlahan mencoba bangkit dari keterpurukan akibat bencana. Dalam duka yang dirasakan bersama, tumbuh juga rasa persaudaraan dan kepedulian yang tidak pernah padam.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, TNI kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam merawat kemanusiaan. Di tengah bencana dan kehilangan yang dialami masyarakat, kehadiran TNI memberi arti bahwa negara hadir, menguatkan, dan tak pernah meninggalkan rakyatnya. (*)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru