Jembatan Sementara Dibangun, Akses Warga Penomon Jaya Kembali Terhubung

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 02:20 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, terus menunjukkan kemajuan. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Gayo Lues, Polsek Rikit Gaib, dan masyarakat setempat berhasil membangun jembatan sementara di Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib. Pembangunan dimulai pada Senin (22/12) dan rampung dalam waktu tiga hari, tuntas pada Rabu (24/12).

Jembatan ini dibangun sebagai solusi darurat setelah Jembatan Atu Peltak terputus akibat terjangan banjir bandang yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Putusnya jembatan utama ini sempat membuat warga Desa Penomon Jaya dan sekitarnya terisolasi serta mengalami kesulitan dalam mengakses bantuan logistik, layanan kesehatan, dan jalur distribusi ekonomi lokal.

Dalam kondisi keterbatasan, tim gabungan menunjukkan inisiatif dan kreativitas dalam proses pembangunan. Material utama jembatan sementara berasal dari kayu-kayu berukuran besar yang terbawa arus banjir dan tersangkut di sekitar aliran sungai. Material tersebut kemudian dikumpulkan, diolah, dan dirangkai menjadi pijakan jembatan dengan tetap memerhatikan unsur keamanan dan keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat, meskipun bersifat sementara. Warga menyambut baik langkah cepat tersebut, karena akses yang semula terganggu kini perlahan mulai pulih. Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian dan perdagangan lokal, keberadaan jembatan ini merupakan hal vital untuk menjalankan aktivitas harian.

Sementara itu, upaya pembangunan jembatan permanen berupa jembatan bailey juga masih terus diupayakan. Meskipun demikian, proses distribusi peralatan dan material menghadapi kendala teknis lantaran masih sulitnya akses darat menuju lokasi. Hal ini menyebabkan proses pembangunan harus menunggu sampai jalan-jalan utama dapat dilalui kendaraan berat. Tim gabungan saat ini juga terus membuka jalur alternatif untuk menjangkau titik-titik terdampak, seperti di wilayah Pining dan sekitarnya.

Pembangunan infrastruktur darurat di tengah keterbatasan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan. Model kerja sama semacam ini menjadi bagian penting dari pendekatan pentahelix, di mana seluruh unsur dalam masyarakat dilibatkan secara aktif dalam pembangunan dan pemulihan pascabencana alam.

Kondisi geografis Gayo Lues yang didominasi daerah pegunungan serta curah hujan tinggi membuat wilayah ini rentan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Pemerintah daerah diharapkan terus mengidentifikasi titik rawan sekaligus menyusun rencana mitigasi yang matang agar dampak bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. ***

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB