Jalur Terputus, Pertamina Siapkan Skema Khusus Salurkan BBM ke Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 02:49 WIB

50449 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 19 Desember 2025  — PT Pertamina (Persero) memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, tetap berjalan meski menghadapi tantangan medan berat pascabanjir bandang dan longsor yang menimpa wilayah tersebut. Penyaluran terus dilakukan setiap hari melalui skema alternatif, sebagai bentuk komitmen menjaga ketersediaan energi di daerah terdampak bencana.

**Area Manager Communication & Relations PT Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampow**, menyampaikan bahwa akses darat menuju Gayo Lues saat ini hanya dapat dilalui melalui jalur Meulaboh, dengan estimasi waktu tempuh antara 1,5 hingga 2 hari. Di sepanjang jalur tersebut, kerusakan cukup parah tercatat terjadi pada puluhan titik yang meliputi longsor dan rusaknya jembatan.

“Setidaknya 95 jembatan mengalami kerusakan parah. Jalur ini tidak memungkinkan dilintasi oleh mobil tangki berkapasitas besar karena kontur jalan yang tidak stabil,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai solusi, Pertamina mengandalkan kendaraan **light truck** yang mengangkut **Intermediate Bulk Container (IBC)**, masing-masing berkapasitas 1 kiloliter, untuk menyalurkan BBM ke Gayo Lues. Skema ini dimaksudkan untuk memastikan pasokan tetap masuk secara bertahap, meski belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“Skema alternatif ini memungkinkan pasokan tetap dikirim setiap hari, walaupun belum maksimal. Tapi ini bentuk prioritas kita untuk jaga layanan dasar di Gayo Lues,” jelasnya.

Di tengah tantangan tersebut, lanjut Fahrougi, Pertamina juga tengah mempersiapkan **penguatan distribusi bertahap**, salah satunya dengan penambahan armada tanker kecil berkapasitas 5 kiloliter. Jenis armada tersebut dinilai lebih fleksibel untuk melintasi rute darurat dan medan sempit. Penggunaan tanker kecil ini akan dikombinasikan dengan pengangkutan BBM menggunakan kontainer IBC.

Tak hanya dari sisi armada, PT Pertamina juga menyiapkan **SPBU Hub atau kantong pasokan** di sepanjang Jalur Lintas Barat Provinsi Aceh, sebagai posisi penyangga distribusi logistik energi. Langkah ini bertujuan untuk mempersingkat waktu pengiriman antar ritase dan meningkatkan frekuensi pengiriman BBM ke Gayo Lues.

“Dengan dukungan SPBU hub yang siaga dalam kondisi bermuatan, ritase distribusi bisa lebih sering dan cepat. Ini krusial untuk memenuhi kebutuhan BBM, khususnya bagi sektor-sektor prioritas,” ujar Fahrougi.

Menurutnya, fokus utama penyaluran dalam situasi bencana saat ini mencakup **kelistrikan, rumah sakit, layanan umum, kendaraan evakuasi, serta alat berat yang digunakan untuk perbaikan infrastruktur**. Oleh karena itu, seluruh proses distribusi dilakukan dengan memprioritaskan aspek **keselamatan, keamanan, dan keberlangsungan logistik energi di wilayah terdampak.**

“Kami mohon pengertian masyarakat Gayo Lues. Seluruh langkah ini dilakukan dengan dasar tanggap darurat, dan Pertamina akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan semua pihak agar distribusi tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Distribusi logistik energi ke Gayo Lues menjadi ujian tersendiri pascabencana awal bulan ini. Selain terbatasnya akses, ketergantungan pada jalur darat membuat kecepatan pemulihan sangat bergantung pada keandalan sistem distribusi. Di beberapa titik, harga eceran BBM bahkan sempat melonjak karena pasokan tidak stabil.

Dengan berbagai upaya alternatif distribusi yang sedang dikerahkan, pemerintah daerah dan masyarakat berharap agar pasokan BBM segera kembali normal, dapat diakses dengan harga wajar, dan mendukung percepatan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi pascbencana. (Red)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru