Dirjen SDA Kementerian PUPR Tinjau Langsung Sungai Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:22 WIB

50251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya tiba di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, guna melakukan langkah darurat normalisasi aliran sungai pascabencana banjir bandang hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Rombongan dari kementerian tersebut disambut langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, setibanya di Bandara Blangkejeren pada Kamis, 1 Januari 2026, sebelum langsung diajak meninjau sejumlah sungai terdampak, di antaranya Sungai Aih Bobo dan Sungai Badak.

Kunjungan ini menandai respons langsung pemerintah pusat untuk menangani kerusakan infrastruktur air dan mengantisipasi potensi bencana susulan di wilayah yang dikenal dengan topografi pegunungannya. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin Kasiman, menjelaskan bahwa kunjungan Dirjen SDA tidak hanya bersifat simbolis, melainkan sebagai langkah awal untuk memulai tindakan konkret di lapangan. Ia menyebut bahwa pihak kementerian meminta data teknis mengenai kondisi sungai-sungai di wilayah tersebut untuk menentukan skala prioritas penanganan.

Menurut Chairuddin, keterlambatan dalam pengiriman data dari daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Gayo Lues tidak segera mendapat perhatian, berbeda dengan wilayah pesisir yang datanya lebih cepat sampai dan langsung ditindaklanjuti. Meski demikian, ia optimis dengan kedatangan Dirjen SDA, proses penanganan darurat dapat segera dijalankan. Salah satu fokus utama saat ini adalah pengiriman alat berat yang dipersiapkan untuk membantu pekerjaan normalisasi sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanganan sementara yang dimaksud mencakup pengerukan dan pelurusan aliran sungai untuk memperlancar arus air serta mencegah meluapnya aliran ke permukiman warga. Chairuddin menyebut bahwa pekerjaan ini bersifat sementara, namun menjadi prasyarat penting untuk upaya pencegahan bencana jangka panjang. Pada tahap berikutnya, akan dilakukan pembangunan dinding pelindung atau proteksi sisi sungai guna memastikan air sungai tetap pada jalurnya, terlebih saat debit meningkat secara drastis.

Dalam upaya mitigasi bencana ini, sungai-sungai yang bersinggungan langsung dengan infrastruktur vital seperti jalan menjadi prioritas utama. Chairuddin mencontohkan kondisi di wilayah Serkil, di mana badan jalan yang dibangun Bina Marga berada di tepi sungai, namun karena aliran sungai belum dinormalisasi, jalan tersebut terus-menerus rusak akibat terjangan air, terutama pada musim hujan dengan curah tinggi. Ia menilai, membangun jalan di tepi sungai tanpa memperhatikan pengendalian air adalah langkah yang tidak efektif karena hasilnya akan kembali rusak saat terjadi banjir berikutnya.

Dari hasil peninjauan langsung Dirjen SDA bersama tim teknis dan Pemkab Gayo Lues, beberapa titik prioritas sudah mulai dipetakan. Di antaranya adalah normalisasi Sungai Aih Bobo, Sungai Badak, dan Kala Pinang. Ketiga sungai ini dianggap perlu penanganan mendesak karena memiliki karakteristik aliran yang deras dan berdampak langsung pada wilayah permukiman dan infrastruktur jalan. Selain itu, normalisasi juga akan diperluas ke sungai-sungai lain yang menunjukkan karakter serupa, baik dari intensitas arus, tingkat sedimentasi, maupun dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Chairuddin mengungkapkan dorongan kuat dari pihak daerah agar proses penanganan sungai tidak tertinggal dari pembangunan infrastruktur jalan yang telah dilakukan. Ia mengatakan, kerja antara Bina Marga yang membangun jalan dan Dirjen SDA yang menormalisasi sungai harus berjalan secara paralel agar tidak hanya mempercepat pembangunan tetapi juga menjamin keberlanjutan dan keamanannya dari sisi bencana.

Dengan dimulainya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Gayo Lues yang sempat dilanda kecemasan pascabanjir bandang dapat kembali merasa aman. Pemerintah daerah menyambut baik keterlibatan pemerintah pusat dalam penanganan darurat ini dan berharap agar tindak lanjutnya dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. (Abdiansyah)

 

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB