Dana Tunggu Hunian Warga Gayo Lues Cair Tiga Bulan, BNPB Serahkan Bantuan Langsung ke Daerah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:10 WIB

50461 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues kembali menunjukkan kemajuan berarti. Salah satunya melalui pencairan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak yang belum menempati Hunian Sementara (Huntara). DTH tersebut telah disalurkan untuk periode tiga bulan, terhitung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026, dengan total penerima mencapai 403 Kepala Keluarga (KK).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Kheirawan, M.M., selaku Person In Charge (PIC) penanganan di wilayah Gayo Lues. Serah terima secara simbolis diserahkan kepada Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Gayo Lues, dr. Nevi Rizal, M.Kes., MH, di Balai Pendopo pada Jumat, 23 Januari 2026. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut penyerahan bantuan ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam upaya penanganan setelah bencana melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.

PIC BNPB dalam sambutannya menggarisbawahi bahwa penerima DTH adalah warga yang memilih untuk mencari tempat tinggal secara mandiri karena satu dan lain hal, dan tidak menempati Huntara yang telah disediakan pemerintah. Namun demikian, ia menegaskan bahwa baik penerima DTH maupun warga yang telah menempati Huntara tetap akan mendapatkan prioritas dalam program Hunian Tetap (Huntap). Informasi ini disampaikan agar masyarakat tidak khawatir mengenai hak bantuan yang sama dalam proses pemulihan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya memastikan bantuan diterima secara menyeluruh dan tepat sasaran, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues akan turun langsung ke desa-desa. Petugas akan menyerahkan buku rekening dan kartu ATM secara langsung kepada para penerima manfaat. Pendekatan ini dianggap sebagai solusi praktis untuk mengurangi beban transportasi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah terpencil dengan akses yang terbatas. Kemudahan penyaluran juga diharapkan mempercepat pemanfaatan bantuan oleh warga untuk kebutuhan hunian dan pemulihan ekonomi rumah tangga.

Plt Sekda Gayo Lues dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja keras yang telah ditunjukkan oleh tim BNPB, baik di daerah maupun pusat. Ia menyebut bahwa BNPB selama ini menjadi penghubung utama dan penyampai kondisi nyata Kabupaten Gayo Lues ke tingkat pusat. Perhatian berkelanjutan dari BNPB dinilai tidak hanya mempercepat proses penanganan di lapangan, tetapi juga memberikan semangat bagi seluruh jajaran di daerah dalam mengelola pascamusibah secara menyeluruh.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan Huntara. Koordinasi intensif dengan pihak vendor terus dilakukan, termasuk pelaporan progres dan pengawasan pelaksanaan teknis agar pembangunan Huntara dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Pemerintah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan solusi hunian yang layak hingga nanti terbangunnya Huntap secara permanen.

Dalam kunjungan kerja tersebut, salah satu Tim Ahli BNPB, Bambang Eko Pratolo, turut memberikan perhatian terhadap aspek mitigasi jangka panjang. Ia menyoroti pola tanam petani di Gayo Lues yang sebagian besar masih mengikuti kontur alami tanah. Pola tersebut dinilai rentan terhadap erosi dan bisa memicu bahaya longsor saat hujan lebat turun. Menurutnya, perubahan pendekatan pertanian mutlak diperlukan demi menekan risiko bencana lanjutan.

Ia merekomendasikan agar masyarakat mulai menerapkan sistem terasering dalam pengolahan lahan. Dengan metode ini, aliran air hujan dapat diperlambat dan dikendalikan sehingga mampu mencegah pengikisan tanah secara ekstrem. Terasering juga membuka peluang penerapan sistem pertanian berkelanjutan di daerah perbukitan seperti Gayo Lues.

Menanggapi masukan tersebut, Plt Sekda menyatakan bahwa Pemkab Gayo Lues akan mendiskusikan rekomendasi tersebut bersama pimpinan daerah dan perangkat teknis. Pembahasan lanjutan akan diarahkan untuk merumuskan langkah konkret agar aspek mitigasi bencana dapat berjalan paralel dengan upaya pemulihan.

Kehadiran langsung BNPB di daerah, penyaluran bantuan DTH, serta perhatian terhadap aspek kebencanaan jangka panjang, memperlihatkan bahwa penanganan pascabencana di Gayo Lues tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menyentuh dimensi preventif dan pembangunan berkelanjutan. Pemerintah berharap dukungan dan pendampingan dari pusat dapat terus berjalan hingga masyarakat benar-benar pulih, baik secara fisik, sosial, maupun ekonomi. (ABDIANSYAH)

 

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru