BWS Sumatera I Tinjau Progres P3TGAI di Gayo Lues, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Infrastruktur Irigasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:03 WIB

50599 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues  —  Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I terus memperkuat peran infrastruktur irigasi di wilayah-wilayah pertanian. Kepala BWS Sumatera I, Asyari, S.T., M.M., M.T., turun langsung meninjau pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Kuala Jernih, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (10/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Asyari didampingi oleh Anggota Komisi V DPR RI H. Irmawan, S.Sos., M.M., serta Kepala Satuan Kerja PJPA dan PJSA BWS Sumatera I. Peninjauan ini bertujuan memastikan bahwa pelaksanaan program padat karya tersebut berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya para petani.

P3TGAI merupakan program infrastruktur kerakyatan yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Melalui pendekatan padat karya tunai, program ini melibatkan kelompok tani lokal sebagai pelaksana utama pembangunan saluran irigasi, sehingga tidak hanya membenahi infrastruktur pertanian, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggairahkan ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini telah terbukti berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Di samping membangun infrastruktur, P3TGAI menciptakan ruang partisipasi aktif bagi masyarakat dalam pembangunan,” ujar Asyari saat meninjau progres pembangunan.

Di Desa Kuala Jernih, pembangunan saluran irigasi sepanjang 250 meter tengah dikerjakan secara gotong royong oleh kelompok tani setempat. Kepala Desa Kuala Jernih, Bardad, menjelaskan bahwa program ini menjadi angin segar bagi petani yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan untuk mengolah lahan pertanian mereka. “Sekitar delapan hektar lahan kini bisa digarap secara lebih optimal. Petani bahkan mulai merencanakan tanam lebih dari sekali setahun,” ujarnya.

Sumber air untuk saluran irigasi tersebut berasal dari instalasi perpipaan yang sebelumnya dibangun menggunakan dana desa. Keberadaan sistem irigasi ini diyakini mampu meningkatkan indeks pertanaman dan mewujudkan ketahanan pangan berbasis desa.

Di Kabupaten Gayo Lues sendiri, terdapat 29 titik pelaksanaan P3TGAI yang tersebar di berbagai kecamatan. Kehadiran program ini menjadi bagian penting dari strategi sinkronisasi pusat dan daerah dalam upaya menciptakan swasembada pangan berkelanjutan di wilayah pedesaan.

“Kami yakin, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Gayo Lues bisa menjadi model implementasi P3TGAI yang berhasil,” kata Asyari.

Adapun kunjungan lapangan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan pertukaran gagasan antara pemerintah dan masyarakat desa, guna menciptakan infrastruktur pertanian yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berkelanjutan. Pemerintah berharap program serupa terus diperluas sebagai penopang utama ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru