GAYO LUES | Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Pining untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Minggu (21/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Suhaidi tidak hanya melihat secara langsung proses distribusi bantuan logistik, tetapi juga memantau kondisi akses jalan yang hingga kini masih terbatas serta menyapa masyarakat yang sedang bermukim di lokasi pengungsian.
Perjalanan menuju Desa Pepelah, lokasi yang menjadi salah satu titik pengungsian warga, ditempuh selama hampir empat jam dari Blangkejeren. Jalur menuju ke sana cukup ekstrem dan sulit dilalui, namun hal tersebut tidak menghalangi Bupati untuk hadir langsung di tengah warganya. Dalam kunjungan ini, Bupati Suhaidi juga memutuskan bermalam bersama masyarakat di tempat pengungsian sebagai bentuk empati dan komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi warganya di masa-masa sulit.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan logistik, tetapi juga untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Kita ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak ada satu pun warga yang luput dari perhatian,” ujar Suhaidi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain membawa logistik berupa sembako, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur, terutama pembukaan jalur darurat agar layanan bantuan dapat menjangkau daerah-daerah yang terisolasi.
Menurut Suhaidi, saat ini pemerintah daerah telah mengerahkan alat berat dan tim teknis untuk melakukan normalisasi dan pembukaan jalan. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah distribusi bahan bantuan, serta mempercepat mobilisasi warga keluar dari daerah rawan longsor.
“Insya Allah, jika tidak ada kendala, pemantauan akan kita lanjutkan lagi besok. Kami ingin terus ada di lapangan sampai kondisi benar-benar terkendali,” ungkapnya.
Masyarakat Desa Pepelah menyambut hangat kedatangan Bupati dan tim. Beberapa warga menyampaikan langsung keluhan mereka, mulai dari kebutuhan tenda hingga kelangkaan pangan dan air bersih. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi dan pusat guna mempercepat pemulihan pascabencana.
Kecamatan Pining merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak dalam bencana hidrometeorologi yang melanda Gayo Lues sejak awal Desember. Banyak desa di wilayah ini yang terisolasi akibat longsor dan sulitnya akses transportasi. Pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya tanggap darurat akan terus dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan. (Abdiansyah)







































