Bupati Gayo Lues Tinjau Kondisi Warga dan Distribusi Logistik di Kecamatan Pining

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:55 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Pining untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Minggu (21/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Suhaidi tidak hanya melihat secara langsung proses distribusi bantuan logistik, tetapi juga memantau kondisi akses jalan yang hingga kini masih terbatas serta menyapa masyarakat yang sedang bermukim di lokasi pengungsian.

Perjalanan menuju Desa Pepelah, lokasi yang menjadi salah satu titik pengungsian warga, ditempuh selama hampir empat jam dari Blangkejeren. Jalur menuju ke sana cukup ekstrem dan sulit dilalui, namun hal tersebut tidak menghalangi Bupati untuk hadir langsung di tengah warganya. Dalam kunjungan ini, Bupati Suhaidi juga memutuskan bermalam bersama masyarakat di tempat pengungsian sebagai bentuk empati dan komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi warganya di masa-masa sulit.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan logistik, tetapi juga untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Kita ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak ada satu pun warga yang luput dari perhatian,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain membawa logistik berupa sembako, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur, terutama pembukaan jalur darurat agar layanan bantuan dapat menjangkau daerah-daerah yang terisolasi.

Menurut Suhaidi, saat ini pemerintah daerah telah mengerahkan alat berat dan tim teknis untuk melakukan normalisasi dan pembukaan jalan. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah distribusi bahan bantuan, serta mempercepat mobilisasi warga keluar dari daerah rawan longsor.

“Insya Allah, jika tidak ada kendala, pemantauan akan kita lanjutkan lagi besok. Kami ingin terus ada di lapangan sampai kondisi benar-benar terkendali,” ungkapnya.

Masyarakat Desa Pepelah menyambut hangat kedatangan Bupati dan tim. Beberapa warga menyampaikan langsung keluhan mereka, mulai dari kebutuhan tenda hingga kelangkaan pangan dan air bersih. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi dan pusat guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Kecamatan Pining merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak dalam bencana hidrometeorologi yang melanda Gayo Lues sejak awal Desember. Banyak desa di wilayah ini yang terisolasi akibat longsor dan sulitnya akses transportasi. Pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya tanggap darurat akan terus dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan.  (Abdiansyah)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru