Bupati Gayo Lues Sebut Kemandirian Bangsa Harus Dimulai dari Keluarga Menuju Indonesia Mandiri

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:04 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pencapaian kemandirian bangsa tidak bisa dilepaskan dari pondasi keluarga yang kuat dan mandiri. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang digelar di Bale Pendopo Gayo Lues, Senin (27/10/2025). Di hadapan kader PKK dan para undangan, Suhaidi mengaitkan peran keluarga dengan arah pembangunan nasional, khususnya cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Suhaidi menyampaikan kembali poin-poin penting dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, di antaranya memperkokoh ideologi Pancasila, meningkatkan kemandirian bangsa, menciptakan lapangan kerja, melanjutkan hilirisasi industri, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menekankan bahwa seluruh upaya besar tersebut sejatinya bermula dari satuan terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

“Kemandirian bangsa terutama dalam hal pangan dan energi, artinya menuju mandiri sebuah bangsa harus dimulai dari mandiri keluarga. Ketika kemandirian itu tercapai di tingkat keluarga, maka akan menguat pula kemandirian desa, kabupaten, provinsi, hingga akhirnya terbentuk Indonesia yang benar-benar mandiri,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap gizi ibu hamil dan pendidikan sebagai bagian integral dalam mencetak generasi unggul. Menurutnya, pembangunan SDM yang berkelanjutan tidak akan berhasil tanpa pemenuhan gizi sejak dini dan kualitas pengasuhan yang memadai di lingkungan keluarga.

“Jika ingin menciptakan lapangan kerja dan generasi yang cemerlang, maka yang perlu diperhatikan sejak awal adalah kualitas gizi, utamanya untuk ibu hamil. Pendidikan anak juga tak kalah penting karena itu adalah investasi masa depan bangsa,” lanjutnya.

Dalam konteks ekonomi lokal, Bupati menyinggung pentingnya hilirisasi komoditas unggulan daerah. Ia mencontohkan bahwa selama ini banyak hasil pertanian seperti jagung masih diekspor dalam bentuk mentah, tanpa nilai tambah yang cukup. “Kalau kita sebagai penghasil jagung, ke depan jangan jagungnya lagi yang kita jual. Tetapi bagaimana bisa menghasilkan barang jadi dari jagung itu, agar nilai tambahnya dirasakan masyarakat dan mendorong ekonomi daerah,” tegasnya.

Peringatan HKG PKK ke-53 di Kabupaten Gayo Lues tahun ini menjadi momentum penguatan peran masyarakat, khususnya perempuan, dalam mendukung pembangunan dari rumah tangga. Melalui peran aktif kader PKK, pemerintah daerah berharap pesan-pesan pembangunan nasional dapat diterjemahkan ke dalam praktek sederhana di lingkungan keluarga, mulai dari ketahanan pangan, pengelolaan ekonomi rumah tangga, hingga pendidikan anak.

Dengan keterlibatan yang kuat antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah, Suhaidi optimistis bahwa cita-cita besar bangsa tak lagi menjadi wacana semata, tetapi dapat dirasakan langsung di setiap lapisan kehidupan masyarakat — dimulai dari dapur sendiri. (Abdiansyah)

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues
Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:45 WIB

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:45 WIB

Sinergi Bea Cukai, AVSEC SIM, dan Polresta Banda Aceh Gagalkan Pengiriman Sabu 1,9 Kilogram ke Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:58 WIB

Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-18 kali dari BPK-RI

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31 WIB

Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:53 WIB

Bahagia, Ketua IWOI Aceh Ciptakan Suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:16 WIB