slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues Pimpin Langsung Pembangunan Jembatan Darurat Desa Badak–Rerebe

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 02:47 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Di antara sisa lumpur yang masih basah dan rumah-rumah yang telah rata dengan tanah, sekelompok warga bersama anggota TNI dari Yonif 855 serta personel kepolisian bahu-membahu membangun jembatan darurat. Jembatan ini menjadi satu-satunya akses sementara yang menghubungkan Desa Badak dan Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, setelah banjir bandang menerjang akhir pekan lalu.

Sejumlah batang kayu besar ditebar melintasi aliran air berlumpur yang dulu adalah sungai kecil tenang. Kini, sungai itu menjelma menjadi sekat pemisah antara dua desa akibat terjangan banjir yang memutus infrastruktur dan memporakporandakan kehidupan warga. Sawah tergenang, rumah hancur, dan akses jalan lenyap tertelan material lumpur dan batu.

Di lokasi pembangunan jembatan darurat yang belum sepenuhnya kering itu, tampak Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, dan Wakil Bupati, H. Maliki, S.E., M.Ap, turun langsung ke lapangan. Tanpa ragu, keduanya ikut mengangkat cangkul dan membantu warga mengangkat kayu gelondongan. Pakaian mereka berlepot lumpur, namun di wajahnya tetap terpancar keteguhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peristiwa ini bukan hanya menguras air mata warga kita, tetapi juga merenggut mata pencaharian serta mengancam masa depan mereka,” ujar Bupati Suhaidi saat ditemui di lokasi, Selasa (16/12/2025).

Ia menyadari bahwa jembatan sederhana itu bukanlah solusi jangka panjang. Menurutnya, bencana ini membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan sementara. Diperlukan proses rehabilitasi lahan, rekonstruksi jalan serta prasarana yang lebih permanen dengan dukungan peralatan berat dan anggaran yang memadai dari pemerintah pusat.

“Kami sedang mengatur langkah untuk mengajukan bantuan ke pusat. Yang rusak bukan hanya satu atau dua titik. Ini menyangkut kehidupan banyak keluarga. Harus kita pulihkan secepat mungkin,” ujarnya.

Namun Suhaidi juga memahami bahwa masyarakat tidak mungkin tinggal terpaku menunggu bantuan. Sementara menunggu dukungan dan alat berat, langkah-langkah awal tetap perlu dilakukan agar denyut kehidupan bisa kembali terasa—termasuk pembangunan jembatan darurat.

Wakil Bupati H. Maliki menambahkan bahwa kekuatan masyarakat menjadi kunci dalam situasi pascabencana seperti ini. Ia mengajak warga tetap menjaga semangat kebersamaan dan tidak putus harapan.

“Kita mulai dari hal kecil: membersihkan jalan, membangun kembali jembatan, membantu tetangga. Kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” ujarnya sambil menyemangati sejumlah relawan dan warga yang tengah bekerja di lumpur.

Sekilas, jembatan itu memang tampak ringkih. Hanya deretan batang kayu yang dipasang di atas bebatuan dan tanah yang mulai mengering. Namun, di balik kesederhanaannya, ia menjadi simbol dari keteguhan dan optimisme masyarakat setempat. Sebuah penanda bahwa meski diterpa bencana, kehidupan tak boleh berhenti.

Pembangunan jembatan sederhana ini adalah langkah kecil di tengah kerusakan besar. Tapi di atas kayu-kayu itu, harapan untuk pulih kembali sedang dibangun—batang demi batang, tangan demi tangan.

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB